Peringati Hari Peduli Sampah Nasional 2019, Bhayangkari Bersama Polwan Polres Katingan Gelar Aksi Kerja Bhakti Bersihkan Lingkungan

Katingan MKNews- Menyambut Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2019, Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Katingan Ny. Metha Dharma Ginting bersama pengurus Bhayangkari dan Polwan Polres Katingan menggelar bhakti sosial dengan kegiatan kerja bhakti di lingkungan Polres Katingan dan Asrama Polres Katingan di Jalan Bhayangkara Desa hampalit Kecamatan Katingan Hilir Katingan Kalteng, Rabu (20/2/2019) pagi.

Kegiatan yang dilakukan ini adalah suatu bentuk dukungan Pengurus Bhayangkari Cabang Katingan dan Polwan Polres Katingan kepada pemerintah dalam Hari Peduli Sampah Nasional 2019 yang jatuh pada tanggal 21 Februari 2019, dengan mengusung tema Kelola Sampah Untuk Hidup Bersih, Sehat dan Bernilai.

"Melalui momentum ini, kita ingin menanamkan kesadaran kepada masyarakat, khususnya ibu-ibu Bhayangkari dan Polwan, sebagai wanita juga serius mengurus masalah sampah. Ini karena, sejatinya tanggung jawab pengelolaan sampah bukan hanya kewajiban pemerintah saja, namun tanggung jawab kita semua," tegas Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Katingan Ny. Metha Dharma Ginting.

Ketua Bhayangkari Cabang Katingan yang juga seorang dokter berharap kegiatan peduli sampah tersebut mampu membangkitkan semangat tinggi dalam upaya membangun kepedulian terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah dan semua pihak bisa terus bersinergi dalam menjaga kebersihan dan lingkungan agar tetap terjaga kenyamanan dan kesehatannya.

"Saya berharap jangan segan-segan untuk mengingatkan bahkan menegur siapa pun yang membuang sampah sembarangan atau membakarnya. Mari kita jaga kebersihan dengan membudayakan membuang sampah pada tempatnya," imbau Ny. Metha Dharma Ginting di sela-sela kerja bhaktinya.

Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Katingan juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi semua Pengurus Bhayangkari dan Polwan dalam kegiatan HPSN 2019 pada hari ini.

 “ Kami berharap kegiatan ini akan meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap sampah, paling tidak pribadi yang terlibat dalam HPSN kali ini mampu menjadi pioner didalam keluarga dan lingkungan sekitarnya. “ tutupnya. (Red*)

Back To Top