Merasa Terhina Dengan Cuitannya, Agati dan Wiwi Dikecam Keras Oleh DPP PWRI

Palangka Raya, MKNews - Menyikapi penyataan Caleg DPR-RI Hj.Agati Sulie Mahyudin.,SE dalam Akun Facebooknya yang bertuliskan 'Wartawan itu maju tak gentar membela yang bayar' dan di tambah dengan pernyataan 'Wiwi' selaku staf Agati yang melontarkan kata-kata bahwa 'PWRI itu tidak ada izinya' mendapat tanggapan keras dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PWRI 'Dr.Suriyanto PD.,SH.,MH.,Mkn.

"Saya sangat menyayangkan statmen seorang ibu yang mewakili rakyat (DPR-RI) sampai bisa menyatakan wartawan gampang diatur dan dibayar. Ini jelas sebagai penghinaan, apalagi disebarkan lewat saluran telekomunikasi android. Hal ini dapat dikenakan UU ITE. Permasalah ini tidak hanya cukup minta maaf, ini sudah penghinaan dan harus dihukum. Saya himbau para wartawan dan organisasi pers yang ada di Kalimantan Tengah (Kalteng) bertindak untuk memberi pelajaran kepada Ibu DPR-RI yang terhormat yang tak tahu dihormati itu, terlebih mengatakan pwri tidak ada ijin. PWRI ini berbadan hukum dan jelas organisasi menganut pancasila berdasarkan UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika,"Ungkap Ketua PWRI Pusat yang juga selaku Dosen Hukum di Universitas Jakarta lewat pesan singkat Whats App, Kamis (11/04/2019).(Red *)

Back To Top