Meminta Supaya Perijinan PT SAL Dicabut Warga Tiga Desa Lakukan Aksi Damai di Halaman Kantor DPRD Barut

Muara Teweh, MKNews-warga tiga desa melakukan aksi damai dimuka halaman kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD)  Kabupaten Barito Utara, menuntut Perusahan Kelapa Sawit  PT Satria Abdi Lestari (SAL) yang telah menjanjikan kerja sama kemitraan dengan warga tiga desa yaitu, Desa Nihan, Mukut dan Pendreh, Senin 07/10/2019.

Juru bicara masyarakat, Mangara Harianja sekaligus penerima kuasa dari masyarakat tiga desa mengatakan, tentang kedatangan warga tiga desa ke kantor DPRD terkait permasalahan antara masyarkat dengan pihak perusahaan PT Satria Abdi Lestari (SAL) yang telah menjanjikan kerja sama pola kemitraan dengan masyarakat di tiga desa.

Menurut sudut pandang warga masyarakat Nihan, Mukut dan Pendreh bahwa pihak perusahaan bermacam-macam alasan untuk dapat berdalih dan menghindar dari kesepakatan sebelumnya, apa bila warga masyarakat tiga desa yang telah menyerahkan lahannya kepada PT SAL untuk membangun usaha perkebunan kelapa sawit dengan pola kemitraan," ujarnya.

" intinya tuntutan kami yaitu, meminta supaya mencabut izin HGU dan izin usaha PT Satria Abdi Lestari (SAL), mengembalikan lahan yang telah dikelola oleh PT SAL kepada masyarakat dan selanjutnya supaya melakukan audit secara menyeluruh terhadap PT SAL serta memperosesnya secara hukum," katanya.

Sementara itu, Ketua komisi II DPRD Barito Utara Edy Fran Aji yang menerima langsung kedatangan masyarakat tiga desa tersebut, berjanji akan segera menyampaikan hal ini kepada Ketua DPRD Barito Utara dan akan mengkordinasikan kepada para anggota DPRD lainnya yang ada di komisi II, terkait permasalahan antara masyarakat tiga desa dengan PT SAL tersebut," pungkasnya. (Led)