Tidak Memenuhi Janji Terkait Kemitraan Warga Tiga Desa Pasang Hinting Pali di Jalan PT SAL

Muara Teweh, MKNews-Perkebunan kelapa sawit PT Satria Abdi Lestari (SAL) dengan luas lahan 20.000 (Ha) yang beroperasi di  empat Desa yakni, Desa Mukut, Kelurahan Lahei II, Desa Ipu Kecamatan Lahei, dan Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, tidak memenuhi janjinya terkait kerjasama mitra dengan masyarakat di empat desa tersebut.

Kepala adat desa nihan Hawatin mengatakan kepada beberapa Wartawan, Minggu 29/09/2019 aksi portal atau pemasangan hinting pali ini dilakukan oleh masyarakat tiga desa terkait kemitraan yang awalnya pihak PT SAL menjanjikan akan memberikan 20% untuk masyarakat, yang mau menyerahkan tanahnya untuk dijadikan perkebunan kelapa sawit," ungkap Hawatin.

Setelah masyarakat, lanjut Hawatin meminta adminitrasi perjanjiannya kepada pihak PT SAL sampai saat ini tidak dibuatkan, bahkan PT SAL memanen sendiri hasil buahnya. berkali-kali kami minta kepastian atas hak kami yang dijanjikan oleh PT SAL tersebut, namun tidak ditanggapi hingga dilakukan pemortalan atau pemasangan Hanting pali ini," jelas Kepala Adat.

Karena kami menganggap selama ini PT Satria Abdi Lestari ( SAL) tidak konsisten dalam melaksankan perjanjian kemitraan dengan masyarakat, PT SAL tidak serius dalam melaksankan usaha perkebunan sawit, membatalkan kerja sama kemitraan dengan PT SAL, menarik kembali lahan dari PT SAL, dan warga akan melakukan pengelolaan lahan sendiri," pungkasnya.

Selain 5 point tuntutan yang dilakukan oleh warga masyarakat tiga desa tersebut kepada PT Satria Abdi Lestari (SAL),   ada point terakhir mengenai permasalahan gajih karyawan 3 bulan tidak gajihan, dan managemen PT SAL tidak  memberlakukan pinjaman kantor," menurut Hawatin epeknya akan berpengaruh terhadap  karyawan, maupun warung-warung diakibatkan karyawan untuk memenuhi kebutuhan  hidupnya terpaksa ngutang ke Warung  tersebut.(Led)