Sembilan Pengurus Ormas di Barut Adakan Pertemuan Terkait Tuntutan Warga Masyarakat ke PT SAL


Muara Teweh, MKNews-Sembilan pengurus Ormas di Kabupaten Barito Utara mengadakan Pertemuan terkait tuntutan dari warga masyarakat ke perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Satria Abadi Lestari (SAL) yang beroperasi di lima Desa dan satu Kelurahan di Kabupaten Barito Utara.

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di sekretariat AMAN Barito Utara, Sabtu 14/12/2019 malam kesembilan Ormas memberikan dukungan dan siap mendampingi warga masyarakat dari pemilik lahan dalam melakukan tuntutannya ke pihak perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit PT Satria Abadi Lestari (SAL).

Hal tersebut diungkapkan Harianja penerima Kuasa dari pemilik lahan, selaku Pendamping Hukum dari LSM FKMP Batara mengatakan kornologis permasalahan warga dengan pihak Perusahaan PT SAL, dihadapan ketua dan pengurus ormas yang pada saat itu hadir di pertemuan tersebut,"Sabtu 16/12/2019.

Lebih lanjut ia memaparkan,bahwa beberapa upaya telah dilakukan oleh warga pemilik lahan bersama pendamping hukum terhadap PT SAL agar menyelesaikan permasalahan tersebut dengan musyawarah dan mufakat, namun tidak ada hasil karena dari pihak perushaan tidak menanggapi sampai dengan hari ini," ungkap Harianja.

Menangapi hal tersebut, Saprudin ketua dari Gerdayak, Putes Lekas ketua Aman Barut, Herlini dari Fordayak, Hison ketua Dayak Misik, Robenson dari Maki, Wijaya  Kusuma dari Pemuda Pancasila, menyatakan siap mendukung tuntutan warga masyarakat terhadap PT SAL dalam meperjuangkan hak-haknya.

Ditempat terpisah pihak dari PT SAL, Ali saat dikomfirmasi mengatakan silakan saja masyarakat menolak Hak Guna Usaha (HGU) itu wajar-wajar saja karena selama ini tidak pernah duduk bersama. Dan Bulan Januari ini kita akan undang semua warga untuk duduk bersama menyelesaikan permaslahan yang ada di PT SAL," kata Ali. (Led)