Bakal calon Gubernur H Abdul Razak Akan Koalisi Dengan Partai PAN.


KALTENG MKNews-Wakil Ketua DPRD Kalteng ini berkeinginan, Golkar dan PAN dapat berkoalisi seperti yang dilakukan dalam beberapa Pilkada di Kalteng, salah satunya Pilgub Kalteng 2015 lalu. Dan jika dua partai ini berkoalisi, maka sudah bisa mengusung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur.


"Kita berkeinginan PAN bisa bergabung, karena Golkar 7 kursi dan PAN 2 kursi sudah cukup. Dan dalam perkembangan politik di Kalteng, Golkar dan PAN selalu mengusung calon yang sama," ucapnya.

Abdul Razak juga isyaratkan siap bersanding dengan kader PAN jika memang koalisi Golkar-PAN terjadi. Dan salah satu yang dilirik oleh Abdul Razak adalah putra dari Ahcmad Diran Mantan Wakil Gubernur Kalteng dua periode, yakni Tomy Irawan Diran.
"Saya kenal baik dengan Tomy Irawan Diran dan bisa saja. Dan pada Pilgub ini kita memang ingin menggandeng wakil yang mampu menunjang suara atau mendapat dukungan besar. Jadi tidak bergantung pada cagub, tetapi juga cawagub," ujarnya.
Tomy Irawan Diran sendiri merupakan Anggota DPRD Kalteng dari dapil V yang meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. 

Dan di DPRD Kalteng Tomy dipercaya sebagai Ketua Fraksi Gabung yang terdiri dari PAN, PPP, PKS, Perindo, dan Hanura. Selain itu, Tomy juga dipercaya sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Kalteng.
Sementara itu, Sekretaris DPW PAN Kalteng menegaskan, PAN-Golkar memiliki chemestry dan hubungan emosional dalam poltik. Dan hubungan itu sudah sejak lama terjalin.

"PAN-Golkar memiliki hubungan baik dan hubungan emosional yang sudah sangat lama terbangun. Tetapi tetap proses itu akan dilakukan sesuai aturan partai dan ada akhirnya kami konsolidasi dengan DPP yang akan menentukan nantinya," tegasnya.
PAN berkeinginan dapat mendukung pasangan calon yang dapat memenangkan Pilgub Kalteng. "Yang pertama kita ingin mendukung dan mengusung calon yang bisa menang. 

Dan juga berkomitmen untuk Kalteng yang lebih baik. Dan dengan Golkar kami sudah punya hubungan kuat dan apa yang disampaikan pak Razak sudah benar,  karena Kalteng membutuhkan pemimpin yang berkomitmen untuk kemajuan Kalteng," pungkasnya