Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Dana Desa Tahap II Desa Budi Mufakat Oleh Tim Monev Kecamatan Betaguh.


Kuala Kapuas, MKNews- Sistem monitoring dan evaluasi (Monev) yang handal dapat membantu menghimpun informasi capaian kinerja secara lengkap dan cepat sesuai Peraturan Pemerintah ( PP ) nomer 39/2006, tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan, merupakan upaya untuk menjawab dan memenuhi tantangan dan kebutuhan melaksanakan siklus manajemen pembangunan secara utuh.

Monev yang dilakukan oleh Tim Monev Kecamatan Betaguh kali ini diadakan di kantor Desa Budi Mufakat Kecamatan Betaguh Kabupaten Kapuas (22/10) yang melibatkan aparatur Kecamatan dengan Aparatur Desa guna mencari yang terbaik untuk desa itu sendiri. 


Camat Betaguh Riduanto mengatakan, kami dari kecamatan melakukan Monev  ini bersifat membina bukan memeriksa benar atau salah dan saling mengingatkan untuk arah yang lebih baik karena kita perlu kebersamaan.

"Saya baru pertama kali ikut Monev di Desa dan mekanisme sangat bagus karena kita bisa komunikasi 2 arah dan apa yang kita sampaikan ini bisa terekam dalam tulisan sehingga buat pegangan kita untuk mengingatkan agar kita tidak lupa". jelas Camat.

Dalam kegiatan ini ada beberapa hal yang akan kita bahas antara lain yang pertama Fisik dalam kegiatan yang berbentuk fisik ini meliputi bangunan, jalan, dan jembatan sebelum melakukan pekerjaan / kegiatan harus ada perencanaan yang bagus, jika semua itu sesuai dengan perencanaan maka pelaksanaan kegiatan akan bagus juga dan sesuai yang kita harapkan, ujar Riduanto.

"Dalam melaksanakan kegiatannya ada yang lebih penting yaitu papan informasi/papan proyek agar diketahui oleh warga dan menghindari warga yang memiliki asumsi yang aneh-aneh, papan informasi ini sebenarnya hal sepele tetapi memiliki dampak yang sangat fatal jadi papan informasi / papan proyek harus ada karena dianggap penting", ungkap Riduanto

Selanjutnya yang kedua Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) jadi saya minta administrasi dan aset di bedakan karena aset memuat modal berapa masuk dan berap keluar itu harus ditulis tersendiri untuk Bumdes karena ada nilai uang dan untung, tegas Riduanto

Lanjutnya Riduanto mengatakan, Bumdes ini sangat diperlukan karena membantu masyarakat jadi harus ada kesadaran juga untuk masyarakat yang sudah dibantu dalam hal ini bumdes bisa jalan dengan adanya kebersamaan antara Pengurus bumdes dan Perangkat Desa itu sendiri dalam pengolahan bumdes itu sendiri.

Yang ketiga keuangan, jadi intinya semua kegiatan yang terlaksana harus ada laporannya dan bukti agar tidak terjadi asumsi yang aneh-aneh dan Administrasi itu sangat penting untuk melengkapi persyaratan semua kegiatan, jelasnya

Orang nomer satu di Kecamatan Betaguh mengatakan, Sumber Daya Manusia ( SDM ) untuk membahas ini kita kembali kemanusianya sendiri, maka dalam hal ini kita perlu kebersamaan dalam perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang akan kita laksanakan.

"Alangkah baiknya untuk kegiatan kegiatan yang sudah kita laksanakan dab resmi ini kita merundingkan untuk mencari yang terbaik dan saya ingatkan kembali Kami bukan bersifat pemeriksa tetapi bersifat membina", tutup Riduanto.

Ditempat dan waktu yang sama Kepala Desa Budi Mufakat Hendra menambahkan, dalam kegiatan Monev ini kami menyambut baik dan berterimakasih kepada pihak Kecamatan sudah mau membina kami untuk lebih baik lagi.

"Kami akan berusaha menanggulangi kelemahan - kelemahan kami dalam membangun, mengatur, dan mengolah sistem pemerintahan desa kami agar menjadi lebih baik", tegas Hendra. ( Didik )

Komentar