BABINSA KORAMIL 1016-07/TEWAH HADIRI MEDIASI SENGKETA LAHAN WARGA



PALANGKARAYA MKNews-Mediasi merupakan sarana untuk mencari solusi yang terbaik perihal permasalahan sengketa tanah perwatasan Dam Biwit di desa sakatak Kecamatan Tewah Kabupaten Gunung Mas. Babinsa 07/Tewah Kodim 1016/Palangka Raya Serda Buji Budi Ardi ikut andil dalam mediasi ini. Minggu (01/03/2020).

Proses mediasi ini dihadiri oleh Damang beserta mantir adat, Babinsa Koramil 1016-07/Tewah, Ketua RT Sakatak, kedua belah pihak penggugat dan tergugat serta para saksi dan warga desa sakatak.

Dalam sengketa tanah perwatasan ini penggugat atas nama Budiman meminta bantuan pihak unsur terkait untuk menyelesaikan permasalahan sengketa ini dengan pihak tergugat atas nama M. Candra supaya permasalahan bisa di selesaikan secara damai.

Babinsa mengatakan, "Kami siap memediasi permasalahan sengketa ini bersama Damang, mantir serta pejabat terkait lainnya dan kami harap bisa menghasilkan keputusan yang terbaik untuk kedua belah pihak." Ungkapnya.

Upaya yang dilakukan Damang kepala adat dalam menyelesaikan sengketa, lebih mengutamakan proses mediasi dan negosiasi agar penyelesaian sengketa tersebut bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan.
[3/3 09.54] Sertu Danni Baru: BANJIR MUSIMAN RENDAM 19 RUMAH.

Sampit, 29/2/2020 meluapnya sungai Ubar akibat intensitas hujan  yang tinggi mengakibatkan  terjadinya banjir di Desa Sei Ubar mandiri di Kec.Cempaga Hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, akibat banjir tersebut sebanyak 19 rumah  terendam dengan ketinggian air mencapai 1 meter diukur dari dasar tanah.

Banjir yang terjadi merupakan banjir musiman, yang mana apabila sungai Ubar meluap sudah dapat dipastikan akan berimbas pada pemukiman yang berada di dekat aliran sungai seperti Desa Sei ubar Mandiri.

Ditemui dilapangan Danpos Ramil 11 cempaga mengatakan bahwa untuk aktivitas warga masih berjalan normal seperti biasanya, mengingat banjir tersebut sering mereka alamai dan bersifat musiman.

"Kami sudah cek langsung dilapangan,  sementara kativitas warga masih berjalan seperti biasa. Dan kami sudah mendata ada 19 rumah warga yang terendam banjir" ucap serka Gustam Danpos Ramil 11 cempaga

Ditemui terpisah Komandan Kodim 1015 Sampit mengatakan untuk banjir yang terjadi di sei ubar merupakan banjir musiman, serta hal ini sudah dikordinasikan dengan pihak terkait untuk segera mengambil tindakan yang diperlukan.