Vaksinasi Perdana Untuk 50 Tenaga Kesehatan Kabupaten Kapuas Dilaksanakan


KUALA KAPUAS, MKNews- Vaksinasi Covid-19 perdana untuk tenaga kesehatan Kabupaten Kapuas dilaksanakan hari ini, Sabtu (30/01/2021) pada pukul 11.00 WIB, bertempat di UPT Puskesmas Selat Kabupaten Kapuas. Penyuntikan vaksin dilakukan oleh Kepala UPT Puskesmas Selat Kabupaten Kapuas, dr. Tonun Irawaty Panjaitan.

dr. Tonun menjelaskan bahwa tenaga kesehatan yang terdaftar untuk disuntikkan vaksin pada hari ini berjumlah 50 orang. Namun, setelah dilakukan screening pra-vaksinasi, terdapat beberapa tenaga kesehatan yang tidak memenuhi kriteria, sehingga jumlah keseluruhan tenaga kesehatan yang dapat divaksin hanyalah sebanyak 31 orang.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk proses vaksinasi sendiri dilangsungkan sesuai dengan ketentuan dari World Health Center (WHO), yang mana prosedur ini juga diterapkan di seluruh Indonesia. Prosedur vaksinasi dibagi ke dalam 4 meja, yaitu meja pertama untuk pendaftaran, dilanjutkan ke meja kedua untuk melakukan screening, kemudian di meja ketiga dilakukan penyuntikan vaksin, yang setelahnya masuk pada alur terakhir di meja keempat yaitu tahap observasi.

“Vaksin yang digunakan hari ini kami terima pada Jumat siang kemarin dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas. Sesuai dengan yang telah diinfokan, vaksin ini bermerk Sinovac, sehingga 1 orang akan mendapat 2 penyuntikan yang berjarak selama 14 hari,” terangnya.

Kepala UPT Puskesmas Selat itu juga menyampaikan bahwa batas akhir penyuntikan vaksin pertama bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Kapuas adalah pada tanggal 7 Februari 2021.

“Harapan kami, dengan telah divaksinnya seluruh tenaga kesehatan, kami pun siap untuk memvaksin masyarakat Kabupaten Kapuas yang rencananya akan dimulai beberapa hari kedepan,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang staf Puskesmas bernama Budi Setiawan yang hari ini turut divaksin mengatakan, prosedur vaksinasi yang dilakukan hari ini sederhana, mudah dipahami, dan arahan yang ada pun sangat jelas.

“Saya berharap setelah divaksin saya dapat melakukan pekerjaan saya sebagai dokter gigi dengan pikiran yang tenang dan tidak perlu khawatir lagi,” kata Budi.

Di tempat yang sama, Miftahuljanah, tenaga kesehatan lain yang juga telah divaksin, menuturkan bahwa dirinya merasa tenang dan tidak merasa sakit ketika disuntik vaksin Covid-19. Ia berharap dengan adanya vaksinasi ini masyarakat dapat terlindung dari bahaya Covid-19.

“Kepada masyarakat sekalian tidak perlu takut untuk divaksin, mari kita ikuti aturan pemerintah agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” ujarnya.

Komentar