Forum Konsultasi Publik Dalam Upaya Peningkatan Palayanan Masyarakat di Pimpin oleh KAPOLRES Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro, S.I.K, M.H


Pemuda Pancasila Barsel Usulkan dipermudah  Pengurusan SKCK 

Buntok, MK news. Polres Barito Selatan mengadakan Forum Konsultasi Publik dalam upaya peningkatan pelayan masyarakat. Acara yang di laksanakan pada Kamis, 25 Februari 2021 ini di hadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Selatan Edy Purwanto, asisten lll Mirwansyah, ketua DAD yg dihadiri sekretaris Benny Mahar, ketua PWI M. Hamdan, ketua MPC. PEMUDA PANCASILA, ketua GP. Ansor. Akmal husein dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya.

Di sampaikan oleh AKBP Agung Tri Widiantoro, S.I.K., M.H tujuan dari kegiatan ini adalah dalam rangka memberikan wadah konsultasi dan mendapatkan saran dan masukan dari masyarakat tentang pelayanan publik di Polres Barito Selatan. 

"Melalui Forum konsultasi ini kami meminta saran dan masukan  serta pendapat dalam rangka upaya peningkatan mutu pelayanan di lingkup POLRES Barsel. Jadi kami membuka diri atas kritik dan saran yang di tujukan kepada kami", jelas Kapolres Barsel.

Selanjutnya Ketua MPC Pemuda Pancasila, Jailani menyampaikan usulan tentang pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) agar dapat di buka akses pelayanan di Polres lama di Jl. Tugu agar lebih mudah di jangkau oleh masyarakat.

"Mewakili tokoh pemuda, kami dari MPC Pemuda Pancasila Barsel mengusulkan agar Polres Barsel bisa membuka akses pelayanan di Polres lama, karena lokasinya yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga lebih mudah di jangkau. Kemudian kami juga usul untuk menurunkan biaya pelayanan dari 30 ribu rupiah menjadi 25 ribu rupiah", jelas Jailani selaku ketua MPC Pemuda Pancasila.

Dirinya juga menyebutkan bahwa pelayanan yang paling banyak di akses oleh kalangan muda adalah pengurusan SKCK karena ini merupakan syarat untuk melengkapi berkas lamaran pekerjaan.

"Kalau bisa di buka juga pelayanan berbasis online agar prosesnya lebih mudah, cepat dan ekonomis sehingga tidak memberatkan masyarakat", tutupnya (jai)

Komentar