Oprit Retak dan Turun Pembangunan Jembatan Antar Dua Desa Bina Karya Dan Palangkau Bermasalah Jadi Sorotan


KUALA KAPUAS, MKNews - Sejumlah bagian proyek lanjutan pembangunan jembatan penghubung Desa Bina Karya dan Desa Palangkau, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, diduga mengalami persoalan mutu pekerjaan.

Dokumentasi kondisi fisik pekerjaan tahun anggaran 2025 yang beredar menunjukkan retakan pada lantai beton oprit. Permukaan timbunan tanah di bagian oprit juga terlihat mengalami penurunan.

Proyek tersebut dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas melalui Bidang Bina Marga. Tahap pertama pada 2025 dikerjakan CV Srivida Utama dengan nilai kontrak hampir Rp4 miliar.

Perusahaan yang sama kembali memenangkan tender pekerjaan lanjutan tahap kedua pada 2026 dengan nilai kontrak hampir Rp5 miliar.

Kondisi pekerjaan tahap pertama itu menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan proyek serta kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis dalam kontrak. 

Namun, penyebab retakan dan penurunan timbunan belum dapat dipastikan tanpa adanya pemeriksaan teknis.

Dalam proyek tersebut, Heni Mariati, tercatat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sekaligus Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). 
Aspek teknis pemerintah dikoordinasikan Nugraha Nurwantara, sedangkan perencanaan teknis dikerjakan CV Alamanda. 

Kerusakan pada bagian pekerjaan menjadi perhatian karena jembatan tersebut merupakan akses penghubung antar desa, dan menjadi sorotan masyarakat.

Pemerintah daerah dinilai perlu memastikan kondisi konstruksi melalui pemeriksaan teknis dan mencocokkannya dengan spesifikasi serta dokumen kontrak yang dikerjakan CV.Srivida Utama Selaku Pelaksanaan Karja.

Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Kapuas Heni Mariati saat dikonfirmasi di Ruang kerjanya pada Kamis, 10 September 2026 sore, "menjelaskan pekerjaan tersebut masih tahap pemeliharaan dan masih menunggu Tim terkait pengawasan pekerjaan proyek tersebut.

Kita tungu dari tim kami dilapangan dan dari CV. Srivida Utama selaku Pelaksana pekerjaan jembatan Penghubung antar Desa Bina Karya dan desa Palangkau," jelasnya kepada awak mediaKaltengnews.

Ditempat yang berbeda saat kita, konfirmasi Milo selaku PPTK melalui sambungan seluler Via Apps Watsahap tidak dapat memberi penjelasan sama sekali Sampai berita ini ditulis.(Heri)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url