Dua Kader Terbaik Partai Golkar Abdul Razak Dan Edy Pratowo Akan Maju Dalam Pilgub 2020

PALANGKA  RAYA -MKNews-Suhu Politik Mulai hangat dengan akan adanya Pilgub Tahun 2020,Berbagai nama calon mulai di perbincangkan baik di dunia maya fan warung kopi.
Beberapa waktu yang lalu saat wawancara dengan Ketua DPD Partai Golkar Kalteng H.Ruslan.

Partai Golkar akan Mendukung Kaderya  untuk Maju jika memukimkan dan melihat hasil Survey nanti,saat di singung soal petahana apakah akan mempergunakan perahu Golkar.
Belum adanya sinyal  kata  H.Ruslan.

Belum ada singal Gubernur Sugianto Sabran  maju kembali di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalteng 2020, membuka peluang bagi Abdul Razak dan Koyem. Sebab, dua nama tersebut memiliki modal dan pengalaman serta dukungan partai untuk maju di Pilgub Kalteng 2020.

Selain keduanya, juga ada sejumlah nama yang menyatakan maju di Pilgub Kalteng adalah Ketua DPW PKB Kalteng Habib Ismail bin Yahya, Ketua DPW PAN Kalteng Darwan Ali. Kemudian yang siap jika ditugaskan partai adalah Willy M Yosept PDIP dan Ujang Iskandar Nasdem.

Ketua DPD Golkar Kalteng H Ruslan Abdul Rasyid menegaskan, Golkar akan mendukung kader untuk maju di Pilgub Kalteng 2020. Golkar telah siapkan dua nama untuk didukung dan diusung nantinya bersama partai koalisi, yakni Abdul Razak dan Edy Pratowo.
"Kami harus tampil di Pilkada Kalteng, karena Golkar berada di urutan kedua pemenang di Kalteng. Dan Partai Golkar punya banyak kader potensial yang layak untuk diusung dan dicalonkan dalam Pilkada Kalteng, diantaranya Wakil Ketua DPRD Kalteng Abdul Razak, dan Bupati Pulang Pisau periode 2013-2018 dan 2018-2023 Edy Pratowo," ucapnya.

Dengan 7 kursi di DPRD Kalteng, Golkar tidak ingin hanya menjadi penonton pada Pilgub Kalteng. "Kalau untuk petahana (Gubernur Kalteng Sugianto Sabran), sampai sekarang ini belum ada pembicaraan. Tapi pada dasarnya, kami dari Golkar tidak ingin menjadi penonton," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demorkat Kalteng Nadalsyah mengatakan, dalam diskusi dan berkomunikadi dengan ketua partai, belum ada memebahas serius terkait tencanaya maju di Pilgub Kalteng. Pria yang akrab disapa Koyem ini juga menyatakan masih pikir-pikir untuk maju.

"Tentu ada pertimbangan dan perlu perencanaan yang matang untuk maju dalam suatu kontestasi. Apalagi Pilgub Kalteng yang begitu luas, jadi kita harus pikirkan secara matang," ucapnya.

Koyem juga tegaskan, 6 kursi yang dimilikinya di DPRD tidak akan sia-sia. Sebab, DPD inginkan kader didukung untuk maju di Pilgub Kalteng. "Tentu tidak sia-sia 6 kursi yang kita miliki. Semua partai tentu ingin kadernya yang dicalonkan. Kalau kalian terus bilang maju, itukan jadi doa juga buat saya," ujarnya.

Sementara itu, Abdul Razak membenarkan adanya keinginan beberapa tokoh yang memintanya maju di Pilgub Kalteng. Bahkan, beberapa tokoh meminta untuk maju bersama Bupati Barito Utara Nadalsyah.
"Ya, ada yang meminta kepada saya untuk maju. Tetapi tentu semua harus melihat situasi dan kondisi. Banyak hal yang menjadi pertimbangan," tutupnya singkat.(red)