Kabut Asap menyelimuti ruas jalan Warga Mengeluh Sesak Napas

Asam baru kec danau seluluk kabupaten seruyan

Seuyan MKNews-Kabut asap pekat yang menyelimuti jalan sampit pangkalan bun kec.Danau Seluluk dan kec.Hanau menyebabkan jarak pandang terbatas dan mengganggu kesehatan.

 Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Kabupaten seruyan Kobar. Kotim, menyebabkan  diselimuti kabut asap pekat. Warga mengeluh sesak napas dan jarak pandang terganggu.

Selanjutnya pada Kamis pagi (5/9/2019), kabut asap tebal sangat terasa di  Kec.Danau seluluk Kab.Seruyan hingga mengurangi jarak pandang dan kabut asap mulai masuk hingga ke rumah warga.

Akibat kabut asap yang terjadi tersebut, selain berpengaruh terhadap jarak pandang, juga berdampak terhadap kesehatan karena kabut asap menyebabkan bau menyengat.

"Kabut asap pagi ini sangat terasa, baunya sangat tajam buat sesak napas, mata juga perih," ujar MR  saat melintasi Jembatan Monyet Asam Baru

Terlihat juga di seputaran Jembatan Asam Baru, pengguna kendaraan roda dua terlihat menggunakan masker untuk menghindari bau menyengat dari kabut asap tersebut.

Begitu pula di sejumlah sekolah terlihat pelajar sekolah dan orang tua yang mengantarkan anaknya ke sekolah menggunakan masker.

Selain itu, kabut asap yang tebal juga membuat jarak pandang mulai terbatas, terutama untuk arus lalulintas di atas perairan Sungai Seruyan Untuk itu diimbau untuk tetap berhati-hati dan jaga jarak pandang serta jarak kendaraan.

"Parah banget kabut asap pagi ini, buat mata sakit. Mau narik napas juga susah. Jadi harus pelan-pelan jalannya," ujar jr. pengendara sepeda motor yang melintasi Jembatan Asam Baru

Beberapa wilayah yang rawan terjadi kebakaran lahan di KALTENG setiap musim kemarau yakni Kabupaten Seruyan Kobar Kotim dan daerah Palangka Raya;"ujar warga yg tidak disebutkan namanya.(rudin)