Begini Tanggapan Kapsek SMKN-1 Muara Teweh, Terkait Penebusan Buku LKS


Muara Teweh, MKNews-Kepala SMKN-1 Muara Teweh Asliadi, S.pd. menanggapi adanya keluhan dari beberapa orang tua siswa mengenai penebusan buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di sekolah kejuruan yang di pimpinnya itu.

Ia mengatakan" benar, sekolah memang menawarkan LKS kepada siswa, karena dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) tidak bisa digunakan untuk membeli buku sehingga terpaksa dibebankan kepada siswa itupun kami tidak memaksa harus menebus," kata Asliadi kepada Media ini Sabtu, 08/08/2020.

Bagi siswa tidak mampu, apabila berkomunikasi dengan pihak sekolah maka ada jalan keluarnya, karena tidak ada selama ini siswa yang tidak mampu tidak tertangani, dan selalu tertangani. Bahkan saya sering menyampaikan kepada siswa apabila memang tidak mampu agar membuat surat keterangan tidak mampu," ungkapnya.

Tapi kadang-kadang lanjutnya, yang mampu dibilangnya tidak mampu  dan kita punya solusi dia tidak menebus pun tau, makanya siswa tersebut disarankan langsung datang ke guru yang bersangkutan untuk konsultasi, jadi tidak ada sifat yang sampai siswa terkendala masalah pembelajaran," jelas Asliadi.

"Asliadi menambahkan inilah solusi satu-satunya untuk menangani masa-masa yang seperti ini, karena mengunakan dana BOS tidak bisa dan seandainya orang tua murid dan salah satu dari beberapa murid dan dia menebus buku tersebut berarti dia mampu sebenarnya, coba kalau dia keberatan, sebelum dia menebus hubungi pihak sekolah atau konsultasi dengan pihak sekolah," pungkasnya. (Led)