MPC. Pemuda Pancasila Barsel Serahkan Bantuan kepada Korban Kebakaran Rumah

www.mediakalteng.com - Barito Selatan -  MPC. pemuda Pancasila kabupaten Barito Selatan (Barsel) beserta Tim kerja penggalangan bantuan amal, menyerahkan secara langsung bantuan ketempat kejadian kebakaran yaitu di di Posko kebakaran, Desa Lehai, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan, Minggu (23/08/2020).

 
  Bantuan tersebut berupa uang tunai sebesar Rp. 7.308.200,- dan pakaian layak pakai sebanyak 15 kardus dan 3 karung goni besar yang diterima langsung oleh kepala Desa Lehai, Habib said Hadi yang dihadiri pula oleh beberapa orang tokoh masyarakat setempat yang selanjutnya diserahkan kepada korban kebakaran rumah.

  Dalam kesempatan itu, Habib said Hadi, menyampaikan terima kasih yang tak terhingga atas inisiatif dari teman - teman anggota pemuda Pancasila kabupaten Barito Selatan yang telah mengumpulkan bantuannya untuk warganya yang terkena musibah kebakaran.

“Kepada para Dermawan yang menitipkannya kepada pemuda Pancasila, kami do'akan, Semoga Allah Subhannahu Wata'ala, Tuhan Yang Maha Esa, memberikan ganjaran pahala yang berlipat ganda aamiin”, ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Barito Selatan, Jailani Abdul Kadir mengatakan, kedatangan mereka secara langsung kedesa Lehai, untuk menyaksikan kondisi korban kebakaran dan puing - puing sisa rumahnya yang terbakar. selain itu disampaikannya pula, sumbangan yang mereka serahkan merupakan  hasil dari teman - teman tim kerja dalam penggalangan amal selama 4 jam dihitung setiap harinya. mereka bekerja di perempatan lampu merah selama 1 jam sehari sejak tanggal 19 Agustus 2020 dan berakhir kemaren sore. 


“Alhamdulillah dapat terkumpul seperti apa yang diserahkan tadi”, ungkapnya.

 Mereka juga berharap, bantuan yang di serahkan dapat bermanfaat bagi warga yang terkena musibah kebakaran. saat ini, kata Jailani Abdul Kadir menambahkan, korban kebakaran tinggal atau ditampung dirumah - rumah warga dan ada sebagian yang tinggal di rumah keluarga. sebanyak 18 kepala keluarga dan 48 jiwa. Tim menyusuri melewati  sungai Barito dengan menempuh perjalanan selama 11 jam, pulang pergi menggunakan kelotok. (Jai-Red*)