Sarat Muatan Melebihi Kapasitas Truk Fuso Milik PT. GEMA MEGAH Ambrukan Jembatan Labanan

Barsel MKNews-Laka lantas Tunggal yang terjadi  sebuah mobil jenis truck Fuso HINO FM 260  dengan nomor polisi B 9180 DEF Bermuatan Besi yang beratnya sekitar 10 ton terperosok mengakibat ambruknya jembatan labanen di jalan Barito Raya Buntok kabupaten Barito Selatan. Rabu Rabu, sekitar jam 22.15 wib. Tanggal 30 September 2020.

Sopir dan kernet selamat dari kejadian tersebut menurut kernet mobil truck Fuso HINO tersebut milik PT. GEMA MEGAH HALILINTAR ( GMH ) dengan tujuan ke Sampit kabupaten kota Waringin timur Kalimantan tengah. 

Menurut kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ibu ITA MINARNI, ST lewat kepala bidang BINA MARGA Muhammad Taufik, ST. Jalan Barito Raya tidak bisa dilewati mobil yang tonase nya melebihi 8 ton. 

Jembatan labanen yang ambruk tersebut jembatan Sei. Labanen dengan kelas lllc MST 8 Ton sedangkan truck Fuso HINO FM 260 berat MST 9, 245 TON. harusnya truck Fuso tersebut lewat jalan poros jalur jalan nasional atau jalan Negara yang markanya warna kuning. 

Menurut M. Taufik juga mengatakan 2 jembatan yang ada di jalan Barito Raya tersebut sudah diusulkan dari dana DAK tahun 2020 ini. Total dananya 11, 2 Milyard. 

Namun karena adanya wabah pandemi covid-19 yang menimpa negeri kita sehingga Dana tersebut di tarik oleh pemerintah pusat dan dananya digunakan untuk penanganan covid 19 sehingga paket tersebut gagal dikerjakan tahun 2020 ini. Dan dana ini tetap kembali kita usulkan tahun 2021 ini.     
 
Sampai berita ini dibuat mobil belum mampu diangkat ke darat atau jalan sopir dan kernet truk belum bisa dihubungi. 

Truck Fuso HINO FM 260 tersebut bermuatan besi dan Semen curah dengan berat 10 ton sedangkan mobil kosong berat 11,4 ton jadi total beratnya 21,4 ton bayangkan tonase jalan dan jembatan cuman 8 ton.  30/00/2020 ( Jai )