Tanggulangi Karhutla di Musim Kemarau Melalui Masyarakat Peduli Api

KUALA KAPUAS, IB - Masyarakat Peduli Api (MPA) menjadi salah satu upaya untuk menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karthutla) di musim kemarau 2020. Untuk itulah MPA dibentuk dan dilatih sehingga memiliki kemampuan dasar dalam pencegahan atau pemadaman dini.


Sebagaimana diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kusmiatie saat di temui di ruang kerjanya, Senin (28/9/2020), mengatakan MPA telah dibentuk oleh Dinas Lingkungan Hidup sejak tahun 2019 dan sudah ada 1 Kecamatan yang terbentuk yaitu Kecamatan Basarang, tepatnya di Desa Batu Nindan dan Desa Basarang. Kemudian di tahun 2020 ada 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Kapuas Barat, Kecamatan Pulau Petak dan Kecamatan Kapuas Timur sehingga sampai sekarang di Kabupaten Kapuas sudah terbentuk 4 Kecamatan yang sudah terbentuk MPA.

Pembentukan MPA tersebut bermaksud untuk memberikan pembekalan dalam menangulangi Karthutla dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan lahan serta pemberdayaan masyarakat itu sendiri. Ia menyampaikan untuk mencegah Karhutla melibatkan sekitar 80 persen masyarakat yang dikoordinir oleh Para Kepala Desa dan Camat sebagai Pembina.

Kemudian DLH Kabupaten Kapuas juga bersinergi dalam hal penanganan dan lebih kepada pencegahan terhadap Karhutla bersama Unsur Tripika Kecamatan seperti Polsek dan Koramil setempat.

“Saya mengharapkan agar semua Desa memiliki MPA dan saya menargetkan di tahun 2021 atau 2022 ini sudah terbentuk semua di seluruh Desa, dikarenakan MPA ini adalah brigade terdepan untuk mencegah Karthutla” pungkas