DPC PDIP Barito Utara Gelar RAKERCABSUS Dan Pelatihan Saksi Pleno PPK BSPN


Muara Teweh, MKNews-
Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Barito Utara menggelar Rapat Kerja Cabang Khusus (RAKERCABSUS) dan pelatihan saksi pleno PPK BSPN di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu 28/10/2020.

RAKERCABSUS dibuka langsung oleh Ketua DPD PDIP Kalteng, Arton S. Dohong dihadiri anggota DPRD RI dapil Kalteng, Willy M. Yoseph, Ketua DPC PDIP Barito Utara Sastra Jaya dan Ketua Pengurus PAC PDIP se-kabupaten Barito Utara, Taufik Nugraha, Heny Rosgiaty Rusli, serta tamu undangan lainnya.


Ketua DPC PDIP Barito Utara, Sastra Jaya mengucapkan selamat datang kepada semua undangan yang hadir saat ini, di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Sebagai insan yang bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya lah kita dapat berkumpul untuk melaksanakan RAKERCABSUS PDIP Kabupaten Barito Utara dan juga pelatihan saksi PPK se-kabupaten Barito Utara," ujarnya.

Tujuan yaitu memenangkan Pilkada serentak pada tanggal 9 Desember 2020 yang akan datang dan calon yang kita usung H. Sugianto Sabran dan Edy Pratowo menang di Barito Utara. Adapun kekuatan kita di Barito Utara ini, didukung oleh 9 PAC lengkap di 9 Kecamatan yang pada hari ini Hadir, serta 130 ranting di 93 Desa dan 10 Kelurahan di Kabupaten Barito Utara," jelas Sastra Jaya.

Dan sementara itu, Arton S. Dohong selaku Ketua DPD PDIP Kalteng menyampaikan sebagai mana yang kita ungkapkan di dalam pergerakan Partai bahwa agenda yang wajib dilaksanakan adalah Rakercabsus yang dilaksanakan di tingkat Kabupaten. Sedangkan di tingkat Provinsi kita telah melaksanakannya, dan penyebaran Rakercabsus itulah yang nantinya akan dilakukan pengolahan atau pembuktian berupa memprifikasi dokumen," kata Arton.

Kemudian itulah yang bisa dilakukan lanjutnya oleh DPC, ranting dan anak cabang.Terkait dengan RAKERCABSUS ini sempat tertunda jadi mohon kepada teman-teman memahaminya. Dan seharusnya setelah RAKERDA tersebut langsung persiapan pelaksanaan RAKERCABSUS namun karena Partai kesulitan dengan pendanaan maka akhirnya RAKERCABSUS ini bisa berjalan di seluruh Kalimantan Tengah," tutup Arton. (Led)