Inovasi Literasi Hadirkan Atlet Berprestasi


PalangkaRaya MKNews--Peraih Medali Emas Asian Games dan Kejuaran Dunia Dayung, Juara E-Sport Nasional, Perwakilan PON sepatu roda, Skateboarders dan Pencak Silat ramaikan Inovasi Literasi pekan ke-12 di Halaman Pespustakaan Kalteng, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10).

Inovasi Literasi merupakan kegiatan kerjasama Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah dengan Euroweek Indonesia yang dilaksanakan setiap hari Rabu pukul 15.00-17.00 WIB di Halaman Dispursip Kalteng.

Kegiatan Inovasi Literasi bertujuan untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap literasi dan menyalurkan berbagai inspirasi melalui kreatifitas yang dimiliki masyarakat Kalimantan Tengah.


Memasuki Pekan ke 12 pada, 28 Oktober 2020 Kegiatan yang selalu disiarkan Live Instagram @perpustakaankalteng ini mengusung tema “Kalteng Sports to the Next Level”. Tema ini diangkat sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda bersama atlet muda di Kalteng. Mengingat ketika berkompetisi di bidang olahraga anak-anak muda telah mengamalkan nilai semangat juang.

Plt. Kepala Dispursip Kalteng, Sri Widanarni S.IP, M.Si dalam sambutannya mengucapkan terima kasih untuk seluruh pendukung acara dan berharap kegiatan ini mampu menjadi motivasi para anak muda di Kalimantan Tengah untuk lebih giat berlatih mencapai prestasi yang lebih tinggi, “Ini adalah inovasi untuk mendekatkan literasi dalam hal ini Perpustakaan Kalteng dengan berbagai komunitas di Kalteng khususnya Kota Palangka Raya, supaya Perpustakaan dan berbagai kegiatan literasi lainnya menjadi makin menyenangkan”.


Kegiatan ini menghadirkan pengisi acara dengan bakat yang berbeda-beda yaitu, Pencak Silat, Sepatu Roda, Skateboard, Olahraga Dayung, E-Sport, dan Akustik. Win Monim mewakili komunitas dayung yang pernah berkompetisi di tingkat Internasional yaitu ASEAN. 

Prestasi selanjutnya yang tentu membanggakan dari anak muda Kalteng yakni Anggriawan Ugang biasa disapa Anggi telah menjuarai berbagai kompetisi tingkat Kota, Provinsi, bahkan Nasional dalam bidang E-Sport. BSC(Bahalap Skate Club, sepatu roda) Inlineship hadir bersama anggota-anggotanya yakni Muhammad Ady Seputra, Febriana Dwi Suryani, Ahmad Ramadhan, Maulana Adi Saputra yang memiliki anggota dengan umur yang sangat muda tetapi telah banyak mendapatkan prestasi. Komunitas Skateboarders Palangka Raya juga hadir diwakili oleh anggotanya yakni Gilbert Samuel Nicholas Lotama, Jonathan Benaya Raphael, Lourentius kevin,I Komang Tri Bakti, dan Jonathan Edoardo Toendan yang sering menjuarai perlombaan skateboard hingga tingkat nasional. Hadir juga komunitas bela diri yaitu Nuryani dan Dicky berasal dari komunitas Pencak Silat.

Win Monim, atlet dayung peraih puluhan medali emas diberikan kesempatan pertama bercerita mengenai perjalanannya sebagai atlet dayung serta memotivasi peserta dan penonton dalam berkarya mengajak peserta untuk selalu berdoa ketika berkompetisi. “Jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Tuhan, niat dan ambisi dengan sepenuh hati, rajin berlatih, dan sebelum lomba jangan lupa untuk meminta doa restu kepada orang tua" Kata pemuda asli Papua yang beristrikan wanita Dayak Kalteng.

Perwakilan komunitas E-sport, Anggi yang hadir bersama Wawang mengapresiasi kegiatan Inovasi Literasi dan berharap dengan adanya event seperti ini, berbagai prestasi pemuda Kalteng dapat diketahui dan menjadi inspirasi pemuda lainnya untuk berkarya, karena selama ini prestasi e-sport Kalteng cukup dikenal di tingkat nasional tapi di tingkat lokal justru tidak terlalu dikenal. "Sebenarnya menjadi players dalam e-sport itu susah-susah gampang, karena kita gak boleh egois kita juga harus solid sama tim kita.

 Dalam e-sport juga kita harus pandai-pandai membagi waktu kita, jangan karena bermain game kita meninggalkan aktivitas sehari-hari" kata Anggi dan Wawang saat diberi kesempatan berbagi tips menjadi players dalam e-sport.

Hadir juga berbagi inspirasi, Febriana Dwi atlit sepatu roda yang sudah menjuarai berbagai event, "Saya memilih sepatu roda karena cabang olahraga yang asik, ada tantangan nya yang bisa memotivasi saya belajar untuk lebih baik kedepannya, karena sepatu roda juga saya menjadi banyak pengalaman dan banyak teman baru” Kata Siswa Kelas 3 SMP yang sudah belajar sepatu roda sejak kelas 3 SD. “Alhamdulillah, saya pernah menjuarai tingkat kota provinsi dan nasional. Untuk nasional saya pernah ke beberapa tempat untuk berkompetisi yaitu Malang, Bandung, Sidoarjo, Solo, Sanggata, Bekasi, Samarinda, dan Balikpapan".

Komunitas Skateboard dan Pencak silat juga tidak kalah seru menampilkan atraksinya, Gilbert dan kawan-kawan skateboarders menampilkan beberapa trik dasar bermain skateboard hingga trik yang rumit yaitu dengan melompati sebuah kursi dengan skateboard. 

Sementara Nuryani, Dicky dan Muhammad Rais dari komunitas Pencak Silat memperagakan jurus dalam pencak silat dan menyuguhkan tontonan menarik yaitu mematahkan tumpukan batako dengan tangan kosong.

Selain penampilan dari para atlit, Panitia juga memberikan kesempatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya memberikan edukasi dan ajakan kepada peserta dan penonton untuk turut berpartisipasi dalam Pilkada yang akan digelar pada 9 Desember 2020. 

Ketua Komunitas Pemilih Peduli Demokasi (KPPD) Dwi Saputra mengatakan bahwa lebih 1,6 juta daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pemilihan Gubernur nanti, dan 600 ribunya adalah pemilih muda itu sebabnya anak muda harus ikut berpartisipasi menentukan pemimpin Kalteng berikutnya (Gubernur dan Wakil Gubernur). “Pemuda harus mampu menyuarakan hak-haknya yang melekat dalam diri pemuda, salah satunya adalah hak untuk memilih, termasuk hak untuk bersuara dalam memilih, khususnya pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur”. Katanya seraya mengajak peserta dan penonton untuk mengecek kepastian sudah terdaftar sebagai pemilih dalam Pilkada nanti.

Tiara Rossa, Ketua Panitia Inovasi Literasi mengaku terkesan dengan berbagai prestasi yang disampaikan pengisi acara dan penampilannya, “Kita berharap ada ruang publikasi yang lebih besar lagi buat preatasi anak muda Kalteng seperti ini dan dukungan teman-teman media, supaya sebuah cerita inspiratif dan menjadi embrio inspirasi untuk berkarya bagi anak muda kalteng lainnya”, Ujar mahasiswa 20 Tahun ini yang juga Duta Millenial Kalteng 2019.

Mulai pukul 15.00-17.00 WIB kegiatan yang juga dihadiri oleh Kabid Layanan, TI dan Kerjasama Dispursip Kalteng, Kuntep Berkat Asi, Kordinator Euroweek Indonesia, Fennisya Veronica, berlangsung dengan lancar disaksikan puluhan penonton dan awak media. Disela kegiatan, panitia mengadakan games bertemakan Sumpah Pemuda dan giveaway buku gratis. Dimana buku-buku tersebut memiliki versi yang berbeda, ada novel, biografi, serta dokumenter dengan genre patriotisme, nasionalisme, dan semangat juang dengan tujuan meningkatkan minat literasi masyarakat Kalimantan Tengah. Akhir kegiatan, perwakilan peserta membacakan kembali ikrar Sumpah Pemuda dan berfoto bersama.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url