PENGABDIAN PERPUSTAKAAN KALTENG KEPADA MASYARAKAT


PalangkaRaya MKNews-Rupanya usia Perpustakaan Provinsi Kalimantan Tengah dengan nama familiarnya 'Perpusda' sudah tidak muda lagi, yakni menginjak tiga dekade. Hal tersebut tidak lain karena dukungan pemerintah, pegawai, instansi terkait bahkan masyarakat. 

Menurut Yose Hernando, selaku Pustakawan ahli Madya serta menjabat sebagai ketua IPI mengatakan "Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah sudah pernah 7 kali berganti nama dari Perpustakaan Negara, Perpustakaan Wilayah hingga sekarang menjadi Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah" (27/01)

Dengan begitu, panitia Inovasi Literasi mengangkat tema kegiatan pada hari ini yaitu "The Power of 30 years Veteran of Dispursip Kalteng, What Does the Millenial 4.0 Say?" Tema tersebut diambil sekaligus ingin menceritakan sejarah bahkan mempublikasikan fungsi perpustakaan kepada khalayak khususnya generasi milenial. 

Inovasi Literasi ini dilaksanakan setiap hari Rabu, pada pukul 13.00-15.00 di Dispursip Kalteng dan melalui Zoom Meeting serta live Instagram @dispursipkalteng. Kegiatan ini adalah buah kerjasama antara Yayasan Euroweek School Of Leader Indonesia bersama Dispursip Kalteng. 

Kegiatan yang bersifat sosial ini mengundang Yose Hernando (Ketua IPI), Madiyo (Arsiparis), Retnowatie (Pustakawan) serta perwakilan milenial Della dan Novi dan penampilan akustik dari Tirza Karawaheni dan Andreas Gamaliel Kawile. 

Ada hal yang menarik di acara hari ini, dimana seorang arsiparis, Madiyo menunjukan salah satu dokumen arsipan berupa bukti material dari gagasan logo Isen Mulang yang merupakan Lambang Provinsi Kalimantan Tengah. Beliau juga menyebutkan beberapa fungsi dari Kearsipan bagi masyarakat dan pemerintah.

Di sisi lain, Retnowatie mengungkapkan profesi pustakawan adalah profesi yang masih langka diminati, oleh karena itu ia berharap generasi-generasi muda banyak yang akan menjadi pustakawan dimasa mendatang. Menurutnya, pustakawan bukan hanya sekedar membereskan buku tetapi mengenai pengelolaan dan pelayanan perpustakaan kepada masyarakat, seorang pustakawan juga bertanggung jawab atas pengelolaan koleksi perpustakaan, baik buku, jurnal, maupun majalah. 

"Kami memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang memberikan energi untuk meningkatkan minat literasi masyarakat, kami sangat mengapresiasikan kegiatan seperti ini" Tandas Sri Widanarni selaku Plt Ka. Dispursip Kalteng.

Diakhir kegiatan ada penampilan akustik oleh Tirza dan Andreas yang merupakan perwakilan komunitas kalteng. Kemudian, seluruh panitia dan pengisi acara foto bersama menandakan berakhirnya kegiatan hari ini.

Komentar