Koramil 1015-10/Kbs Melakukan Cek Titik Hotspot


Sampit-MKNews-Memasuki musim kemarau sangat rentan akan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) khususnya di wilayah Pos Koramil 1015-10/Kbs,DiDesa Simpur Kecamatan Telawang.sabtu (27/02)

Menanggapi situasi tersebut, Babinsa Koramil 1015-10/Kbs Sertu Agus dan sertu Teguh melakukan patroli bersama guna melakukan pengecekan titik api (Hot spot) di beberapa tempat

Patroli pengecekan titik api ini dilakukan dimana sebelumnya terdeteksi hotspot melalui satelit. Sehingga untuk memastikannya dilakukan pengecekan langsung dilapangan oleh personel Koramil 1015-10/Kbs 

Dalam kegiatan tersebut Dihadiri oleh TNI, Polri, beserta MPA yang bergerak menuju titik api yang terpantau melalui satelit BMKG

Dalam kegiatan tersebut ditemukan beberapa lahan bekas terbakar, sehingga petugas segera melakukan pencegahan agar tidak meluasnya pembakaran dan memberikan imbauan terhadap masyarakat. Tiga titik Hotspot yang terpantau Satelit BMKG terletak di kecamatan telawang

Babinsa Koramil 1015-10/Kbs Sertu Agus menjelaskan dari hasil pengecekkan yang dilakukan oleh Babinsa didapati lahan yang terbakar, kebakaran berasal dr potongan kayu yang  kering dari lahan masyarakat diperkirakan kebakaran kurang lebih seluas setengah hektar Yang kondisinya sudah padam

“Tindakan yang kami ambil adalah mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan, karena dampaknya akan merugikan masyarakat sekitar,” ujar Babinsa Koramil 1015-10/Kbs Sertu Agus

Danramil 1015-10/Kbs Lettu Inf Suprianto menyampaikan bahwa upaya tersebut agar masyarakat jangan melakukan pembakaran lahan sehingga kasus pembakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir

"Kami dari Koramil 1015-10/Kbs dalam menanggapi cuaca kemarau ini selalu siap siaga. Kita lakukan berbagai upaya pencegahan seperti patroli dan mengimbau pada masyarakat," pungkas Danramil 1015-10/Kbs Lettu Inf Suprianto

Danramil 1015-10/Kbs Lettu Inf Suprianto juga berpesan kepada masyarakat di kecamatan telawang agar tetap waspada karena sekarang ini memasuki musim kemarau, Tambah Danramil mengakhiri.

Komentar