Danrem 102/Pjg Hadiri Pengarahan Presiden Republik Indonesia Kepada Kepala Daerah

PALANGKA RAYA - MkNews-Komandan Korem (Danrem) 102/pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto menghadiri pengarahan Presiden republik indonesia kepada kepala daerah se indonesia tahun 2021 secara Virtual, bertempat di lantai ll Aula jayang tinggang kantor Gubernur kalimantan tengah Jln.RTA Milono No.1 Jekan Raya Kota Palangka Raya, Rabu 28 April 2021.

Dalam kesempatan tersebut Presiden Joko Widodo memberikan arahannya, saat ini kita mendekati hari raya idul Fitri yang sebentar lagi akan datang di Bulan Mei tahun 2021, Ada dua hal lainnya yang berkaitan dengan covid dan ekonomi.

"Melihat perkembangan covid di India yg melonjak tinggi, padahal india sebelumnya ada penurunan di bulan oktober 2020 sampai dengan Januari 2021, namun saat ini India  melonjak secara eksponensial. Hal ini menjadikan kehati hatian kita semua agar hal serupa tidak terjadi di Indonesia. Sekecil apapun kasus covid di daerah  jangan dianggap sepele dan segera di tekan agar terus menurun," ucapnya.

Jokowi menambahkan, waspadai juga dengan libur panjang hari raya, seperti kejadian hari libur tahun 2020 kemarin ada lonjakan masyarakat yang terpapar covid. Untuk saat ini kita sdh bisa menekan angka harian di angka 4.000 sampai dengan 6.000. Sekali lagi hati-hati dengan arus mudik lebaran, cek dan atur semua aktivitas mudik tahun ini.

"Jumlah angka pemudik diperkirakan sekitar 7 persen atau 18.9 juta orang yang masih akan mudik tahun ini. Untuk antisipasi arus mudik lebaran, bukan dilakukan sekat jalan disana sini, melainkan Kunci nya adalah disiplinkan masyarakat mengenai protokol kesehatan," jelasnya.

Untuk vaksinasi saya harap terus dilakukan jangan sampai berhenti. Tugas pemerintah pusat adalah menyiapkan ketersediaan Vaksinnya, dengan target sampai dengan bulan Juli nanti harus mencapai 70 juta orang.

Kemudian untuk hal ekonomi, untuk Bulan Maret - April hampir menuju normal, sehingga target pertumbuhan 4,5 persen sampai dengan  5,5 persen bisa kita capai , hal ini sangat dipengaruhi keadaan ekonomi di kuartal kedua yaitu bulan April, Mei dan Juni ini. Apabila kita bisa mengendalikan covid di kuartal ini, insyaallah target pertumbuhan ekonomi tahun ini akan tercapai.

"Untuk itu saya instruksikan kepada Pemda agar di segera kan belanja APBD, karena kenyataan sampai saat ini, belanja pegawai 63 persen, Belanja modal 5,3 persen, dan masih ada 182 Triliun dana pemda yang masih tersimpan di Bank dan belum diserap atau  tersalurkan sesuai perencanaan," pungkasnya.

Hal ini akan menghambat pertumbuhan ekonomi di daerah, apabila pertumbuhan ekonomi di daerah naik maka pertumbuhan ekonomi nasional juga akan bertumbuh dengan baik. Kemudian untuk investasi tolong dipermudah, untuk perizinan jangan dihambat, sehingga investasi di daerah bisa berkembang.
Karena hal ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan.

"Kunci ekonomi kita ada di investasi, karena Investasi itu baik, sehingga akan menyiapkan lapangan pekerjaan untuk Masyarakat, dan secara tidak langsung menaikkan ekonomi nasional," jelasnya.

Komentar