Danrem 102/Pjg Tinjau Pos Penyekatan Larangan Mudik di Kobar

Kotawaringin Barat - MkNews-Komandan Korem 102 /Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto beserta rombongan meninjau pos penyekatan larangan Mudik lebaran 1442 H di sejumlah titik yang ada di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat yang perbatasan dengan Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu(09/05/2021).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedy Prasetyo M. hum. msi.Mm, Kajati Kalteng Imam Wijaya, Kabinda Kalteng Brigjen TNI Sinyo, Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah S.H, M.H, Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah, Dandim 1014 /Pbn Letkol Arh Drajad Tri Putro S.E, Danlanud Iskandar Pangkalan Bun, serta Unsur Forkopimda Kobar lainnya. 

Dalam agendanya, Komandan Korem 102 /Pjg bersama rombongan melakukan pemeriksaan kesiapan pos penyekatan di sejumlah titik yaitu Pos Penyekatan di Bandara Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Pos Penyekatan Pelabuhan Panglima Utar Kumai dan Pos Penyekatan Simpang Runtu Kecamatan Pangkalan Lada Kabupaten Kotawaringin Barat serta pengecekan kesiapan Personil pengamanan Pos yang terdiri dari Personel Kodim 1014 /Pbn, Polres Kobar dan instansi lainnya, Danrem beserta rombongan juga memberikan bingkisa lebaran kepada petugas gabungan yang berjaga di Pos penyekatan larangan mudik. 

Selain itu untuk melakukan pengecekan di pos pemeriksaan Swab Antigent dan mengisi buku tamu serta pengecekan terhadap sarana dan prasana lainnya yang ada di pos penyekatan.

Dalam keterangannya, Komandan Korem 102 /Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto mengatakan bahwa, keberadaan pos penyekatan arus mudik di beberapa titik wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat sudah sangat baik dan cukup memadai termasuk sarana dan prasarananya. Kiranya dengan adanya pos pemeriksaan dan penyekatan arus mudik ini di harapkan dapat menekan angka penyebaran Covid - 19 di provinsi Kalimantan Tengah.

"Kami siap membantu polisi. Kami berpesan untuk masyarakat, pelarangan mudik ini bukan membatasi silaturahmi namun untuk menjaga kesehatan dan keselamatan dari tertularnya Covid 19," kata Danrem.

Komentar