Danrem 102/Pjg Hadiri Apel Gelar Personil & Sarpras Penanganan Darurat Bencana Banjir di Prov. Kalteng.

Palangka Raya, Bertempat di halaman Kantor Gubernur Kalteng Jl. Rta Milono Kota Palangka Raya Prov. Kalimantan Tengah (Kalteng) Komandan Korem (Danrem) 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto menghadiri Apel Gelar Personil dan Sarana dan prasarana (Sarpras) dalam rangka Penanganan Darurat Bencana Banjir di Prov. Kalteng tahun 2021. Adapun sebagai Pembina Apel Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran. 

Dalam sambutanya Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran menyampaikan, Banjir terjadi pada 11 Kabupaten/Kota yaitu Lamandau, Kotawaringin Barat, Sukamara, Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, Gunung Mas, Pulang Pisau, Barito Utara, Murung Raya dan Palangka Raya.  Kondisi ini disebabkan peningkatan intensitas curah hujan yang terjadi mulai 21 Agustus 2021 Sebanyak 6 Kabupaten menetapkan status tanggap darurat bencana banjir yaitu Kotawaringin Barat, Katingan, Kotawaringin Timur, Seruyan, Lamandau dan Gunung Mas, sedangkan yang menetapkan status siaga darurat sebanyak 1 (satu) kabupaten yaitu Pulang Pisau, kata Gubernur. 

Lebih lanjut Gubernur menyampaikan, Masyarakat yang  terdampak banjir sebanyak 29.885 KK dengan jumlah jiwa 57.117 jiwa. Kabupaten yang paling parah yaitu Katingan, kemudian Kotawaringin Timur dan Seruyan. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai hari Senin, 6 September 2021 telah  menyalurkan bantuan sembako ke masyarakat Kotawaringin Timur dan Katingan, selanjutnya ke Seruyan dan kabupaten lainnya sesuai dengan perkembangan di lapangan.
Dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kepada masyarakat terdampak banjir tahap selanjutnya yaitu makanan siap saji, peningkatan jumlah dapur umum, bantuan sembako, layanan kesehatan dan kebutuhan lainnya. Tegasnya. 

"Khusus Katingan, pada 5 kecamatan yang parah akan ditugaskan Koordinator Lapangan  dari pejabat eselon II Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah didampingi pejabat dan tim dari masing-masing organisasi perangkat daerah,  ungkap Gubernur. 

Apel Gelar Personil dan Peralatan dilaksanakan untuk mengetahui ketersediaan dan kesiapan personil dan sarana prasarana untuk penanganan banjir. Sebagian personil dan sarana prasarana sudah melaksanakan upaya penanganan darurat di lapangan. Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh relawan. Laksanakan tugas dengan tulus iklas, junjung tinggi semangat kemanusiaan. Seluruh personil yang melaksanakan tugas harus menjadi solusi kepada masyarakat, jangan sampai menjadi beban pemerintah kabupaten dan masyarakat setempat. Seluruh personil yang terlibat wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat sehingga tidak menimbulkan kluster baru penularan Covid-19.

Pada kesempatan ini, juga dilakukan pelepasan bantuan tahap ke-2 ke Katingan sebanyak 2.000 paket sembako dan beras masing-masing 20 kg, ditambah dengan makanan siap saji berasal dari sumbangan OPD Provinsi Kalimantan Tengah yang dikoordinir oleh Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Tengah.

Adapun Pasukan yang terlibat Terdiri Dari, 1 SST Yonif 631/Atg, 1 SST Brimob Polda, Kalteng, 1 SST Pol Airut Polda, Kalteng, 1 SST Ditsabara Polda Kalteng, 1 SST Dit Lantas Polda Kalteng
1 SST BNPB Kalteng, 1 SST Dushub Kalteng, 1 SST Pemuda Pancasila
1 SST Bidokkes Polda Kalteng, 1 SST Timb Trauma Healing, 1 SST Dinkes Kalteng,1 SST Gabungan Ormas Kalteng.

Usai kegiatan gelar pasukan dilanjutkan dengan peninjauan secara langsung Banjir yang ada di Kabupaten Katingan.

Sesampainya di lokasi banjir di Kabupaten Katingan, Komandan Korem 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto beserta rombongan disambut oleh Wakil Bupati Katingan bapak Sunardi beserta jajaran dan langsung melaksanakan peninjauan banjir dan memberikan bantuan berupa sembako dari Gubernur Kalteng yang diserahkan oleh Danrem 102/Pjg dan Kapolda Kalteng kepada warga yang terdampak banjir.

Kegiatan ini dilakukan untuk memantau langsung bagaimana kondisi wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Katingan.
Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat dan sedikit mengurangi beban warga.

Komentar