Ada Apa di Balik Larangan Wartawan Liput Kegiatan Proyek Miliaran di Barito Utara

Barito Utara, MKNews- Wartawan media Harianjanews.com yang hendak meliput kegiatan proyek penguatan tebing di sungai Bengaris tepatnya di samping APMS Jalan Pendreh, justru dihadang dan dilarang masuk oleh diduga orang tua dari kontraktor yang mengerjakan pekerjaan proyek tersebut.

Adapun pelarangan wartawan untuk meliput kegiatan proyek penguatan tebing di sungai Bengaris oleh yang diduga orang tua dari kontraktor proyek sangat bertentangan dengan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Tindakan arogan dan juga intimidasi yang diduga dilakukan oleh orang tua kontraktor proyek terhadap wartawan dari media Harianjanews.com justru menimbulkan kecurigaan adanya ketidaktransparanan. Sikap menutup diri dari sorotan awak media juga bertolak belakang dengan semangat reformasi birokrasi dan akuntabilitas anggaran publik.

Penghalangan kerja dari jurnalistik ini memunculkan tanda tanya besar: Ada apa di balik proyek penguatan tebing sungai Bengaris dengan dana miliaran rupiah yang dikerjakan secara tertutup ini?. Dan mengapa proyek pemerintah yang bersumber yaitu dari uang pajak rakyat harus ditutup-tutupi dari liputan media.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara (Barut), Iman Topik, ketika di hubungi wartawan dari lokasi untuk menanyakan apakah pekerjaan proyek penguatan tebing di sungai Bengaris tepatnya samping APMS tersebut tidak boleh diliput wartawan. "Dengan tegas Kadis PUPR mengatakan tidak ada yang melarang awak media meliput proyek pemerintah," Jawab Iman Topik kepada awak media.

Hal ini mendapat tanggapan serius dari Anggota DPRD Barut, H. Tajeri, ia mengatakan nanti kita akan panggil Kabid dan Kadisnya, proyek pemerintah tidak ada yang ditutupi, harus transparan, semua dibiayai dari uang rakyat, kalau takut diawasi oleh media atau masyarakat, ada apa dengan pekerjaan tersebut?.

"Semua orang berhak dan menurut saya berkewajiban untuk mengawasi proyek pemerintah termasuk awak media, dan sebagai wakil rakyat yang mengemban amanah dari rakyat, saya sangat berterima kasih kepada semua para awak media yang mau berpartisipasi dalam mengawasi proyek pemerintah, tujuannya supaya tidak terjadi penyimpangan atau pekerjaan asal jadi, kwalitas pekerjaan tidak sesuai RAB,' Ucapnya. (Led)
Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url