Ditengah Kemarau Panjang dan Ancaman Karhutla, Pemkab Seruyan Gelar Shalat Istisqa
Kuala Pembuang, MKNews — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menggelar Shalat Istisqa berjamaah di Lapangan Gagah Lurus, Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Senin (31/8/2026) pagi. Shalat sunnah ini dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan kepasrahan kepada Allah SWT untuk memohon turunnya hujan di tengah musim kemarau panjang yang melanda beberapa wilayah setempat.
Pelaksanaan ibadah tersebut diikuti oleh Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag., jajaran Forkopimda, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, para siswa sekolah, serta warga masyarakat setempat. Bertindak sebagai imam dan khatib yang memimpin pelaksanaan shalat serta doa bersama yakni Prof. Dr. K.H. Awaludin Pimay, Lc., M.Ag.
Langkah ini diambil Pemkab Seruyan merespons kondisi kekeringan dan krisis air yang terus meluas, sekaligus meningkatnya potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Seruyan dan sekitarnya.
Wakil Bupati Seruyan H. Supian, S.Ag. menyampaikan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa ini tidak hanya terpusat di Kuala Pembuang, tetapi juga diinstruksikan secara serentak ke seluruh wilayah kecamatan.
"Alhamdulillah pada pagi hari ini kita masyarakat Kabupaten Seruyan, khususnya di Kuala Pembuang, melaksanakan Shalat Istisqa bersama. Pelaksanaan ini tidak hanya di Kuala Pembuang, tetapi juga di kecamatan-kecamatan karena beberapa hari lalu kami telah menyebarkan surat edaran agar para camat turut melaksanakannya," ujar Supian saat diwawancarai awak media usai kegiatan.
Supian menjelaskan, tujuan utama dari kegiatan ini adalah memohon agar kemarau yang terjadi segera berakhir dan membawa kedamaian serta keselamatan bagi seluruh warga.
"Tujuan kita tidak lain mengharap agar kondisi kemarau ini segera turun hujan yang memberikan rahmat bagi masyarakat Kabupaten Seruyan pada khususnya dan Kalimantan Tengah pada umumnya. Kita tidak mau masyarakat kita mendapat musibah, apalagi kondisi kekeringan ini sangat rentan memicu kebakaran hutan dan lahan," tambahnya.
Ia berharap melalui doa bersama yang dipanjatkan seluruh elemen masyarakat, Allah SWT mengabulkan permohonan agar hujan segera turun menguyuri wilayah Kabupaten Seruyan dan meminimalisir risiko bencana karhutla.(Ms)