Empat Hotspot Terdeteksi SIPongi, Tim Gabungan Lansung Padamkan Karhutla di Seruyan

Seruyan, MKNews – Tim gabungan Siaga Karhutla Kabupaten Seruyan bergerak cepat menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah sistem pemantauan Karhutla SIPongi mendeteksi empat titik panas (hotspot), Selasa (25/8/2026).

Titik panas dengan tingkat kepercayaan (confidence) medium tersebut tersebar di dua wilayah, yakni Kecamatan Seruyan Hilir dan Kecamatan Seruyan Hilir Timur. Secara terperinci, hotspot terdeteksi di empat lokasi: Desa Halimaung Jaya, Desa Tanjung Rangas, Desa Pematang Limau, dan Desa Baung.

Menindaklanjuti temuan visual satelit tersebut, personel Siaga Karhutla langsung mendatangi titik koordinat untuk melakukan verifikasi lapangan (groundcheck). Setelah memastikan keberadaan titik api, tim gabungan penanggulangan karhutla segera melancarkan aksi pemadaman agar kobaran api tidak meluas ke area sekitarnya.

Penanganan di lapangan melibatkan sinergi dari pelbagai pihak, meliputi personel Polres Seruyan, Masyarakat Peduli Api (MPA) dari empat desa terdampak, serta tim pemadam dari badan usaha swasta sekitar, yaitu PT BIS, PT KAL, PT GBSM, dan PT BPP.

Di lokasi kejadian, tim gabungan melakukan penyisiran area secara intensif sekaligus penyiraman pada titik api aktif untuk mengendalikan situasi dan mencegah munculnya titik api baru.

Perwira Pengendali (Padal) Siaga Karhutla Tahun 2026, IPDA Eko Andrianto, S.H., menegaskan pentingnya respons cepat terhadap setiap sinyal pemantauan demi mengantisipasi potensi kebakaran skala besar.

“Begitu informasi hotspot diterima, personel langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya. Jika ditemukan titik api, pemadaman segera dilakukan agar api tidak berkembang dan meluas,” tegas IPDA Eko Andrianto di sela-sela penanganan.

Eko menambahkan, keberhasilan penanggulangan karhutla sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor. Sinergi antara kepolisian, masyarakat lokal, dan pihak swasta menjadi kunci utama dalam mempercepat proses pemadaman di lapangan.

Langkah responsif ini menjadi komitmen Polres Seruyan bersama pemangku kepentingan dalam memperkuat deteksi dini dan tindakan pemadaman awal guna menjaga wilayah Kabupaten Seruyan bebas dari ancaman karhutla.(Ms)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url