Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Kalimantan Tengah Mengalami Penurunan


Palangka Raya, MKNews- Dibawah Kepemimpinan Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran jumlah angka kemiskinan dan pengangguran mengalami penurunan. Hal itu membuktikan program pemerintah Provinsi semakin terasa manfaatnya oleh masyarakat.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, Yuren S. Bahat bahwa tingkat kemiskinan dan pengangguran selama tiga tahun mengalami penurunan. Tingkat kemiskinan di tahun 2015 mencapai 5,94 persen dari sejumlah penduduk di Kalimantan Tengah," ucapnya.

Sedangkan ditahun 2016  turun menjadi 5,66 persen dan ditahun 2017 mengalami penurunan lagi menjadi 5,37 persen dan ditahun 2018 menjadi 5,17 sampai maret 2019 4,98 persen," ungkap Yuren.

Dan untuk tingkat pengngguran di Kalimantan Tengah pada tahun 2015 berkisar 4,54 persen dan tahun 2016 mengalami kenaikan 4,82 persen, dan kembali penurunan di tahun 2017 4,23 persen, serta ditahun 2018 menjadi 4,01 persen sampai Februari 3,33 persen.

"Indeks pembangunan Manusia (IPM) Kalteng pun terus mengalami peningkatan atau kenaikan disetiap tahunnya, tahun 2015 mencapai angka 68,53 menjadi 70,42 sampai 2019. Kepala Bappeda Kalteng mengatakan bahwa di masa pemerintahan Sugianto Sabran, Provinsi ini di bagi dalam tiga zona.

Zona 1 meliputi, Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Lamandau, dan Sukamara. Untuk zona 2 Gunung Mas, Kapuas, Katingan, Gunung Mas, Kapuas, dan Pulang Pisau, sedangkan zona 3 meliputi, Barsel, Bartim, Barut, dan Murung Raya.

Komentar