Penutupan Lokalisasi Lembah Durian di Jalan Muara Teweh- Puruk Cahu, Km 3,5 Tinggal Menunggu Waktu



Muara Teweh, MKNews-Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar rapat koordinasi terkait pembentukan pembina, penertiban dan penutupan Lokalisasi Prositusi Lembah Durian di Jalan Muara Teweh-Puruk Cahu Km 3,5 yang bertempat diruang Rapat Setda Lantai I, Jumat 08/11/2019.

Kegiatan yang diikuti lintas sektor yakni Sekda Ir.H Jainal Abidin, Plt. Kadis  SosPMD Barut Everiady Noor, Kementrian Agama Kabupaten Barito Utara, Kodim 103 Mura Teweh, Polres Barut, Ketua FKUB Barut, Dinas Kependudukan dan pencatatan sipil, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Lurah Melayu, dan pemilik Wisma Lokalisasi Lembah Durian.

Dalam arahannya, Sekda Kabupaten Barito Utara, Ir.H. Jainal Abidin mengatakan, bahwa bahwa bulan november seluruh Wilayah di Indonesia harus bebas dari prostitusi, Regulasi yang dilakukan sudah sesuai baik dengan provinsi asal dari mana, Penetapan tanggal dan pemulangan psk, mekanisme terkait pemulangan psk dan kesiapan dana dari satpol PP," ucapnya.

Dan Kesbangpol agar benar-benar mengantar sesuai tujuan ke Dinas Sosial masing-masing Provinsi atau Daerah asalnya, terkait penetapan tanggal akan dilakukan koordinasi, dengan Wakil Bupati Barito Utara, agar dalam pelaksanaan deklarasi harus memperhatikan tempat yang lebih baik dan terhormat untuk para psk," jelas Jainal Abidin.

Plt. Kepala Dinas SosPMD Kabupaten Barito Utara, Everiady Noor menyampaikan bahwa pemerintah siap membantu pasca penutupan kita akan mendirikan posko pengamanan patroli rutin yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Peraja ( Satpol PP), Kepolisian, Kodim, dan juga pembinaan bagi pemilik wisma," ujarnya.

Untuk pemulangan mereka nantinya, kami  menyediakan tiket pesawat, angkutan dari Muara Teweh- Banjarmasin dan provinsi-provinsi dari mana asal mereka, kami juga memberikan jatah hidup mereka berjumlah Rp. 5.500,000,-(Lima Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) satu orang, dan itu masuk ke rekening Bank BRI dan buku tabungan serta ATM bagi yang sudah memiliki," ucap Everiady Noor.

Tetapi itu bisa dicairkan, apabila mereka sudah sampai ke tempat tujuan. Jadi apabila mereka sudah sampai, mereka langsung menghubungi kami dan kami langsung menghubungi Bank BRI dan langsung mencairkan uang tersebut, dan kami bersama DPRD Kabupaten Barito Utara, berkonsultasi dengan kementrian RI," pungkasnya. (Led)


Komentar