Dandim Kuala Kapuas Panen Padi di Lahan Demplot Kodim 1011/Klk


Kapuas, MKNews-Jumat (13/9/19) - Komandan Kodim 1011/Kuala Kapuas, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, S.I.P didampingi anggota Kodim 1011/Klk, Kadis Pertanian Kabupaten Kapuas, kelompok Tani Sumber Barokah dan Sumber Makmur melaksanakan panen padi bersama di lahan demplot Kodim 1011/Klk yang berlokasi di Jalan Kalimantan, Kec. Selat, Kab. Kapuas.

Kegiatan ini dalam rangka program Ketahanan Pangan tanaman padi dengan luas 1 Ha. Jenis padi yang di panen kali ini adalah padi lokal Siam Kuning, dengan masa panen 5 sampai 6 bulan.

Dandim 1011/Klk, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, S.I.P mengatakan, dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan perlunya persamaan persepsi, keterpaduan teknologi dan sinskronisasi dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan terutama di wilayah Kab. Kapuas.

Lanjutnya, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini untuk pencapaian hak pangan, peningkatan sumber daya manusia, peningkatan ketahanan pangan nasional dan lokal, meningkatkan kemanunggalan TNI - Rakyat serta peningkatan perekonomian agar tersedianya logistik wilayah sesuai kearifan lokal untuk kepentingan pertahanan negara terutama melalui sektor pertanian," ujarnya.

Disamping itu juga, merupakan upaya dalam meningkatkan pencapaian ketahanan pangan nasional yang sudah diprogramkan pemerintah pusat," ungkapnya.

"Melalui program ketahanan pangan yang dilakukan diharapkan dapat meningkatkan hasil produksi, pendapatan dan secara tidak langsung mempengaruhi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil panen di lahan seluas 1 Ha menghasilkan 4.8 ton," tambahnya.

Sementara, Kadis Pertanian, Ir. Anjono Bakti, Mm menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan cetak sawah yang dilaksanakan oleh Kodim 1011/Klk yang sangat bermanfaat, sehingga diharapkan kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di lahan Kodim saja, tetapi bisa dilaksanakan di wilayah-wilayah yang berada di Kabupaten Kapuas. Karena Kabupaten Kapuas merupakan penghasil lumbung pangannya Kalimantan Tengah," ucapnya. (Pendam XII/Tpr)