Resmikan Jalan Pangkalan Bun - Kolam, Gubernur Ambil Nama Ahmad Shaleh



Kotawaringin Barat- MKNews- Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran meresmikan jalan layang (pile slab) di Jalan Pangkalan Bun - Kotawaringin Lama (Kolam), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Sabtu (15/2/2020). 

Pada prosesi tersebut, gubernur juga sekaligus menandatangani penetapan nama jalan tersebut dengan nama Jalan Ahmad Shaleh, yang merupakan nama kakeknya. 
"Setelah saya berpikir panjang, akhirnya saya putuskan Jalan Pangkalan Bun menuju Sukamara ini saya beri nama Jalan Ahmad Shaleh. 

Dan jalan layang ini saya namai Sugianto Sabran. Ahmad Shaleh adalah nama kakek saya," ucap Sugianto dalam sambutannya pada acara peresmian tersebut. 
Menurutnya, Pemprov Kalteng telah menggelorakan anggaran hampir Rp300 miliar untuk membangun jalan yang menghubungkan dua kabupaten tembus Provinsi Kalbar tersebut. 

Total pile slab yang dibangun pada 2019 lalu itu sepanjang 3 kilometer. Selain pile slab juga ada pengerasan dan pengaspalan hingga belasan kilometer. 


Acara peresmian jalan layang juga dihadiri oleh sejumlah tokoh, pejabat, hingga para pengusaha, tidak terkecuali H Ruslan AS djarot H Abdul Rasyid yang merupakan gubernur. Para pejabat yang hadir diantaranya adalah Bupati Kobar Nur Hidayah, Bupati Lamandau Hendra Lesmana dan Bupati Sukamara Windu. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kobar Hj Nurhidayah mengapresiasi kebijakan Gubernur dan atau Pemrov Kalteng yang sudah membangun dan menyelesaikan Jalan Pangkalan Bun - Kolam. Jalan yang beberapa tahun lalu becek dan kerap banjir sehingga tidak bisa dilintasi, kini sudah mulus dan nyaman. 

"Setelah sekian lama kita menunggu, masyarakat menunggu akhirnya, atas kepemimpinan Gubernur Bapak Sugianto Sabran, jalan ini menjadi mulus. Dengan akses yang mudah seperti sekarang ini, perekonomian masyarakat Kobar dipastikan akan meningkat dan jauh lebih baik," ungkap Nurhidayah.

Hal senada juga disampaikan Bupati Sukamara Windu. Dia mengucapkan terimakasih kepada gubernur yang sudah membangun infrastruktur jalan yang menghubungkan Kabupaten Kobar dengan Kabupaten Sukamara. Meski lokasinya berada di Kobar, namun dampak manfaat juga sangat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Sukamara. 
"Jalan ini sudah menjadi akses yang mudah, yang akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat, baik di Kobar maupun di Sukamara," ujarnya. 
Sementara itu, Bupati Lamandau Hendra Lesmana dalam sambutannya mengatakan, atas pembantu Jalan Pangkalan Bun - Kolam, wilayah Lamandau juga merasakan dampak positifnya. Pasalnya, jalan tersebut juga menjadi akses lain yang menembus wilayah Kabupaten Lamandau. (Tum)