KREATIF SEORANG BABINSA KODIM 1012/BTK DAPAT MERINGANKAN KERJA PETANI DESA BINAANNYA




Barito Selatan – MKNews-Untuk meringankan kerja petani serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Desa Sababilah, Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan, Babinsa Koramil 1012-10/Kota, Sertu Randa Hartano berinisiatif merakit mesin perontok padi secara manual dari barang bekas, Rabu (1/4).

Dengan mesin perontok yang dirakitnya Sertu Randa Hartano telah meringankan beban petani serta meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian di wilayah binaannya. 

Sertu Randa Hartano menceritakan inisiatif dirinya merakit mesin perontok padi, bermula dari dirinya yang diberikan tugas dan tanggung jawab sebagai Babinsa di Desa Sababilah. Semenjak itu dirinya selalu berfikir apa yang harus diperbuat untuk menarik simpati dari masyarakat binaan.

“Akhirnya saya mulai mengolah lahan sendiri dan menanaminya dengan padi, karena area sawah yang lumayan luas hingga saya kewalahan. Terlebih saat musim panen, memanen padi hanya bisa saya lakukan pada hari libur saja sehingga panen sering tidak terselesaikan,” ungkapnya.

Lanjutnya menceritakan, karena sering terkendala saat panen, akhirnya Sertu Randa Hartano memiliki keinginan untuk membeli mesin perontok padi. Namun impiannya tersebut urung terwujud. Saat itu anaknya harus masuk kuliah dan perlu biaya yang cukup menguras tabungannya.


“Akhirnya saya memutuskan untuk mencoba merancang dan membuat
mesin perontok padi manual
dengan memanfaatkan barang bekas
yang saya beli dari tukang rongsokan,” katanya.

Sertu Randa Haryano menyampaikan, dari mesin perontok padi yang berhasil dia rakit ternyata banyak mengundang simpati dari masyarakat khususnya para petani binaanya. Dengan mesin rakitan tersebut para petani dapat dengan cepat menyelesaikan panen dan mengurangi biaya panen.

“Saya harap dengan adanya mesin perontok padi ini, memotivasi masyarakat Desa Sababilah untuk menanam padi, agar ketahanan pangan di daerah ini terwujud sehingga kita tidak tergantung dengan pasokan beras dari wilayah lainnya,” pungkasnya.