Jembatan Rusak Parah Dihantam Tronton, Sampai Saat Ini Belum Ada Penanganan Dari Balai PU Provinsi Kalteng, Ada Apa ?

Kapuas, MKNews---  Salah satu Jembatan yang ada di Desa Babugus, Kecamatan Mentangai, Kabupaten Kapuas, Kalimantan tengah (Kalteng), beberapa waktu lalu dihantam Mobil besar jenis Tronton bermuatan Alat Berat (Eksavator) diduga milik salah satu Perusahaan HTI (Hutan Tanaman Industri), namun, sampai saat ini belum terlihat ada penanganan dari pihak Balai Kementrian Pekerjaan Umum Kalimantan tengah, Hal tersebut terlihat saat wartawan inovasiborneo.co.id dan mediakaltengnews.com melintas di wilayah tersebut pada selasa 08 September 2020.



Sempat diwawancarai Wartawan, Amri (30), warga Kota Palangka Raya, yang sering melintas di jembatan tersebut mengaku sangat khawatir atas kondisi jembatan saat ini, ia mengatakan bahwa sebelum jembatan dihantam Tronton perusahaan, dirinya sering berhenti di jembatan untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan sungai, namun, atas kejadian itu, pria berparas gemuk dan berkulit putih itu mengaku sudah tidak berani lagi berhenti untuk istirahat di jembatan.


"Dulu saya sering pak berhenti di sini untuk istirahat, tapi melihat kondisinya saat ini, saya jadi takut, apalagi banyak Mobil Truck bermuatan sawit lewat jembatan ini, sayangnya, kenapa setelah kejadian itu Instansi terkait gak cepat menangani jembatan ini, ya setidaknya diganti dengan apa kah dulu rangka atas itu, kalau ini dibiarkan, saya takut jembatan ini akan roboh,"ungkapnya.



Ditambahkan Mariadi (34), yang tak lain merupakan warga setempat berharap agar jembatan itu cepat ditangani, karena menurutnya, informasi yang ia dengar, pihak dari Perusahaan sudah mengganti rugi kerusakan jembatan tersebut, namun, saat ditanya lebih dalam, dirinya tidak dapat mengatakan berapa ganti rugi yang sudah dikeluarkan oleh pihak perusahaan untuk perbaikan jembatan dan diberikan kepada pihak mana, dirinya tidak mau mengungkapkan lebih dalam.


"Saya harap cepat ditanganilah jembatan ini, saya takut, kalau dibiarkan berlarut-larut, jembatan ini akan roboh, karena manusia saja kalau satu organya berkurang, dia juga pasti akan berkurang juga tenaganya, jangan nanti setelah terjadi baru ditangani, malah hal seperti ini sebenarnya yang harus cepat ditangani, karena jembatan ini sangat penting bagi orang banyak,"pintanya.




Lebih lanjut, "Eter", selaku Satuan Kerja (Satker) dari Balai Kementrian Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng, saat dikonfirmasi via Whats App, Sabtu 12 September 2020 terkait masalah tersebut, sampai saat ini belum memberikan jawaban terkait penyelesaian dan perbaikan jembatan yang dihantam Tronton bermuatan Alat berat milik salah satu Perusahaan HTI tersebut.



Sampai berita ini ditayangkan, pihak dari Balai Kementrian PU masih belum memberikan jawaban terkait masalah tersebut. Banyak warga setempat dan juga warga yang melintas merasa takut saat melintasi area tersebut. Mengutip dari pertanyaan masyarakat, kapan jembatan akan diperbaiki, apakah tindakan yang telah diambil Balai untuk hal ini, berapa nominal yang sudah dikeluarkan pihak perusahaan kepada Pemerintah untuk perbaikan, kenapa setelah kejadian tidak lekas diperbaiki, kenapa Instansi terkait tidak cepat merespon masalah ini, mengingat apabila terlalu lama dibiarkan, tidak menutup kemungkinan jembatan tersebut ambruk dan membahayakan orang banyak ..?(Luk)


Editor : Lukman FH