Orang tua/wali peserta seleksi Caba PK TNI AD tahun 2020 mendapat arahan Kasiter Korem.

Palangka Raya -MKNews- Kepala Seksi (Kasi) Teritorial Korem 102/Pjg, Kolonel Inf Muhammad Albar berikan Pengarahan kepada Orang tua peserta seleksi Calon Bintara Prajurit Karier (Caba PK) TNI AD tahun 2020, bertempat di Aula Makorem 102/Pjg Jalan Imam Bonjol nomor 5 Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin (02/09/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Orang tua atau wali peserta seleksi Secaba PK TNI AD tahun 2020 wilayah Kalimantan Tengah.

Dalam arahannya Kasi teritorial Korem 102/Pjg Kolonel Inf Muhammad Albar menyampaikan, "Kita bersyukur bahwa  program Bapak Kasad tentang penerimaan Caba PK TNI AD tahun 2020 di prioritaskan kepada putra-putri daerah masing-masing, perlu di ketahui bahwa selama 2 tahun terakhir ini, korem sudah menerima Prajurit yang  rata- rata putra asli Kalteng" katanya.

"Perlu bapak dan ibu ketahui bahwa alokasi Caba PK tahun. 2020 yang diterima dari wilayah Kalteng Sebanyak 167 Orang, yang terbagi beberapa wilayah,  Kodim 1011/Kps 37 orang, Kodim 1012/Btk 26 orang, Kodim 1013/Mtw 30 orang, Kodim 1014/Pbn 5 orang, Kodim 1016/Plk  6 orang dan Kodim 1017/Lmd  13 orang" katanya.

Lebih lanjut Kasi teritorial mengatakan "Dalam proses pendaftaran dan seleksi peserta tidak dipungut biaya, seperti yang disampaikan Bapak Danrem  jangan sampai bapak dan ibu terpengaruh dengan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan,  itu tidak benar, yang menentukan lulus atau tidaknya adalah kemampuan kita sendiri " tuturnya.

Bapak Danrem juga berpesan " jika ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk menjanjikan kelulusan dengan imbalan tolong segera laporkan ke Korem atau Kodim terdekat, karena sudah  kita ketahui bersama bahwa test TNI tidak ditentukan oleh satu Tim atau bagian, tapi ditentukan beberapa tim atau bagian, seperti contoh Administrasi, Kesehatan, Kesamaptaan Jasmani, Mental Idiologi dan Psikologi dan masih ada lagi Pantuhir Daerah dan Pantuhir Pusat, sehingga tidak ada yang dominan untuk meluluskan kecuali diri kita sendiri, kemudian perbanyak Berdoa, terutama Doa Orang tua dalam hal ini Doa Ibu, "ungkapnya.