Rapat Hearing DPRD Kabupaten Barito Utara mengenai Program Kerja TA 2021

Muara Teweh, MKNews-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar rapat Hearing dengan Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengenai Program Kerja Tahun Anggaran 2021 di Kantor DPRD Barito Utara. Acara tersebut di laksanakan di 3 ruangan terpisah antar komisi. Rabu, 09/09/2020.

Adapun Mitra Kerja Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara adalah Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial PMD, Dinas Pengendalian Penduduk KBP3A, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga, Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Mitra kerja Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara adalah Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset, Badan Pengelola Pendapatan Daerah.

Sedangkan dari Mitra Kerja Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara adalah Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo dan Persandian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PRKPP, dan serta Bappeda Litbang.

Pada hearing tersebut para anggota DPRD sesuai komisinya akan mendengarkan dan mengevaluasi sejauh mana program dan kegiatan yang telah direncanakan oleh masing-masing perangkat daerah. Bila ada kelebihan dan kekurangan, nanti hasilnya akan menjadi rekomendasi dewan kepada Bupati Barito Utara dan pemerintah daerah kabupaten Barito Utara agar menjadi pertimbangan dan perbaikan dalam pelaksanaan program dan kegiatan.
Dan kemudian selanjutnya Perangkat Daerah menyampaikan program dan kegiatan tahun anggaran 2021 secara bergiliran. Rencana program dan kegiatan telah di sesuaikan dengan prediksi anggaran tahun 2021 yang menyesuaikan dengan era new normal dengan meminimalkan kegiatan pembangunan.(Led)