Danrem 102/Pjg Tinjau Pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi Ibu hamil di tingkat Prov. Kalteng.

Palangka Raya - MkNews-Komandan  Korem (Danrem) 102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto bersama-sama Forkopimda Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil. Bertempat di lantai II Aula Jayang Tingang komplek Kantor Gubernur Kalteng Jl. RTA Milono Kota Palangkaraya Kalteng, Kamis (20/08/21).

Direktur RS dr. Doris Sylvanus Palangkaraya Ibu Yayu Indrayati saat Acara Pembukaan Pencanangan vaksinasi covid-19 bagi Ibu hamil di tingkat Prov. Kalteng menyampaikan tujuan daripada kegiatan vaksinasi covid-19 bagi Ibu hamil untuk memberikan kekebalan spesifik terhadap suatu penyakit tertentu karena ibu hamil memiliki imunitas tubuh yang rendah sehingga rentan untuk mengidap penyakit atau infeksi, Katanya. 

"Berdasarkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementrian Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK 
02.01/1/2007/2021 tentang Vaksinasi Covid 19 bagi Ibu Hamil dan Penyesuaian Skrinning dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19, ibu hamil bisa diberikan vaksinasi COVIO-19. Pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil ini menggunakan tiga jenis vaksin yaitu vaksin Covid-19 platform mRNA Pfizer dan Moderna serta vaksin platform inactivated virus Stnovac, sesuai ketersediaan. Pemberian dosis pertama vaksinasi dimulai pada trimester kedua kehamilan", tutur Direktur RS dr. Doris. 

Lebih lanjut dr. Ayu mengatakan  "Secara biologis dan klinis, menyusui tidak menimbulkan risiko bagi bayi dan anak yang menyusu, serta bayi dan anak yang menerima ASI perah. Justru antibodi yang dimiliki ibu setelah vaksinasi dapat memproteksi bayi melalui ASI. Sebelum divaksin Ibu menyusui direkomendasikan untuk berkonsultasi tentang kondisi kesehatan dengan dokter/tenaga kesehatan terlebih dulu dan berada dalam kondisi fit untuk menerima vaksin. Setelah vaksin, tetap aman untuk menyusui karena menyusui dan kontak kulit-ke-kulit (skin-to skin contact) dapat mengurangi risiko kematian bayi secara signifikan dan memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan potensi risiko penularan COVID-19, tegas Yayu Indrayati.

Turut Hadir dalam kegiatan peninjauan tersebut, Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, S. Sos., M.M., Ketua DPRD Prov. Kalteng Wiyatno, Kapolda Kalteng Irjel Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M. Hum., M.Si.,M.M, Danrem102/Pjg Brigjen TNI Purwo Sudaryanto, yang mewakili Kajati Kalteng dan Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah

Komentar