H. Tajeri Anggota DPRD: Saya Pantau Terus Masalah LPG 3 Kg Bersubsidi di Barito Utara

BARITO UTARA, MKNews-Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Tajeri menyoroti dugaan penyalahgunaan gas Lpg bersubsidi 3 kilogram yang di pasok dengan menggunakan mobil pickup ke warung eceran atau kios pada waktu malam hari.

H. Tajeri mengatakan apakah Tim Satgas yang dulu dibentuk bergerak atau tidak kita tidak mengetahuinya, karena itu merupakan tugas yang harus dijalankan. Kalau dilihat Kota Muara Teweh ini kecil, apalagi se Barito Utara, saya yakin masyarakat di pedalaman mengalami hal yang sama dengan harga LPG 3 Kg tersebut pasti mahal, dimana HET yang dibuat dan ditandatangani oleh pejabat pemerintah setempat.

"Menurutnya, kondisi sekarang ini sangat memperihatinkan. Tapi inilah kenyataan di lapangan masih ada yang berani melawan dan melanggar aturan pemerintah. Seharusnya hal tersebut ditindak secara tegas sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, karena yang mereka lakukan itu merugikan orang banyak, apa tidak kasian dengan masyarakat yang semestinya berhak menerimanya," ujarnya pada hari Jumat 10/12/2023.

Dan semua fakta ini lanjutnya, bisa kita lihat mana mata hati para pejabat pemerintah daerah, baik pengawas yang ditugaskan oleh PT. Pertamina apa lagi tidur terlelap kah atau tidur panjang, atau sengaja menutup kedua matanya rapat-rapat, biar tidak melihat fakta di lapangan.

"Dan apa susahnya menertibkan LPG 3 kilogram tersebut. Saya yakin kalau ada kemauan pasti bisa, tapi ada apa......? kok semua diam. Hal inilah selalu menjadi pertanyaan bagi saya sebagai wakil rakyat, dan pesuruh rakyat saya harus bertanggung jawab terhadap amanah yang telah diberikan oleh rakyat," ucap legislator dari partai Gerindra ini.

Lebih lanjut di katakan nya, saya terus pantau masalah gas Elpiji  3 Kilogram bersubsidi ini, dan apabila Perwakilan dari PT Pertamina Kalimantan Tengah (Kalteng) tidak bisa menertibkan, akan saya buat surat terbuka kepada Bapak Presiden Republik Indonesia yang disertai dengan bukti-bukti lapangan," tegasnya. (Led)

Komentar