Bupati Kapuas di Dampingi Sekda Kapuas Menghadiri Rakor Penyelenggaraan Pemerintah Desa dan Kelurahan Tahun 2026

Palangka Raya, MKNews - Bupati Kapuas HM.Wiyatno , Didampingi sekda kabupaten Kapuas Usis l Sangkai menghadiri Rapat koordinasi penyelenggaraan pemerintahan Desa/kelurahan se-kalimantan Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas pemberdayaan masyarakat dan Desa "PMD" bertempat di GOR indoor serbaguna,jalan Tjilik Riwut km 5'5, Palangka Raya,kamis 6/8/2026. Malam.

Kegiatan yang mengusung tema "penguatan peran dan Akuntabilitas kepala desa/lurah se-kalimantan Tengah dalam mewujudkan Desa tangguh,aman , sejahtera untuk mendukung Asta Cita presiden dan wakil presiden Republik Indonesia serta kartu Huma Betang sejahtera"tersebut diikuti oleh para kepala daerah, kepala desa, Lurah, serta jajaran perangkat Daerah seluruh kabupaten dan kota se-kalimantan .

Rapat koordinasi ini menjadi wadah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota hingga pemerintah desa dan kelurahan guna mewujudkan tat kelola pemerintahan yang semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Kehadiran Bupati Kapuas menunjukkan komitmen pemerintah kabupaten Kapuas dalam mendukung penguatan kapasitas aparatur pemerintahan desa dan kelurahan sebagai ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan,serta pelayanan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Gubernur Kalteng H.Agustiar Sabran meminta seluruh Bupati dan wali kota mempercepat revisi Rencana Tata Ruang wilayah "RTRW"sebagai landasan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan, revisi RTRW dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum, melindungi hak masyarakat adat, mencegah konflik sosial, serta menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kalimantan Tengah.

Selanjutnya, menghadapi puncak musim kemarau tahun 2026 Gubernur menginstruksikan seluruh pemerintah daerah meningkatkan kesiapansiagaan terhadap kebakaran Hutan dan Lahan "karhutla" hingga 3 Agustus 2026 tercatat lebih dari 3000 hektare lahan terbakar dengan 4.645 titik panas di Kalimantan Tengah, status siaga Darurat karhutla telah diberlakukan sejak 26 mei hingga 31 Oktober 2026.

Selain penangan karhutla , Gubernur mengajak seluruh pemerintah desa dan kelurahan memperkuat komitmen mewujudkan wilayah yang bersih dari narkoba melalui program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba, pemerintah juga menekankan pentingnya pemuktahiran data tunggal sosial Ekonomi Nasional "DTSEN"secara objektif dan transparan agar berbagai program bantuan sosial, termasuk kartu Huma Betang sejahtera "KHBS"tepat sasaran.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan langkah strategis dalam meningkatkan peran serta akuntabilitas kepala desa dan lurah sehingga mampu mewujudkan desa yang tangguh, aman, dan sejahtera,selain itu, sinergi lintas pemerintahan diharapkan semakin kuat dalam mendukung implementasi program prioritas nasional yang selaras dengan Asta Cita presiden dan wakil presiden Republik Indonesia serta program kartu Huma Betang sejahtera di Kalimantan Tengah.

Pemerintah kabupaten Kapuas terus berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan pemerintah provinsi Kalimantan Tengah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, dimulai dari desa sebagai fondasi utama pembangunan daerah.(Heri)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url