Seruyan Hadirkan Pasar Murah Peringati HUT ke-24, Tekan Inflasi dan Bantu Kebutuhan Warga
Kuala Pembuang MKNews — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) bekerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di Halaman Kantor Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Seruyan, Rabu (5/8/2026). Langkah ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Seruyan yang ke-24.
Dalam kegiatan tersebut, Bulog menyalurkan komoditas pangan pokok dengan harga yang berada di bawah harga pasaran guna menjaga daya beli masyarakat.
Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur, Wahyu Tri Hutomo, merincikan jenis komoditas yang disiapkan bagi warga Kabupaten Seruyan.
"Memperingati HUT Seruyan ke-24, kami menyediakan 1 ton beras medium SPHP, 1 ton beras premium, serta 1.200 liter minyak goreng untuk masyarakat dengan harga di bawah pasaran," ujar Wahyu di sela kegiatan.
Wahyu menjelaskan bahwa penyaluran beras SPHP tidak hanya dilakukan pada momen perayaan ini saja, melainkan terus berlanjut di pasar-pasar, pedagang pengecer, serta melalui program GPM secara berkala. Hal ini menjadi bentuk komitmen nyata Bulog dalam membantu mengendalikan laju inflasi daerah, khususnya di wilayah Kabupaten Seruyan.
Diwaktu yang sama saat ditemui awak media, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, berharap kehadiran pasar murah ini memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
"Kami berharap pelaksanaan gerakan pangan murah ini betul-betul membantu masyarakat di Kabupaten Seruyan untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau," tutur Sri.
Sri menambahkan, program serupa juga direncanakan berlangsung di area pameran MTQ mendatang dengan ragam komoditas yang lebih bervariasi dan tetap disertai subsidi.
"Untuk kegiatan di stand MTQ nanti, selain stok SPHP, beras premium, dan minyak goreng, kami berencana menambahkan komoditas lain seperti telur, daging ayam, bawang merah, hingga bawang putih," pungkasnya.(Ms)