Wakil Bupati Seruyan Buka Kemah Hijau 2026, Tekankan Pentingnya Kepedulian Lingkungan Sejak Dini
Serutan Hilir Timur, MKNews— Wakil Bupati Seruyan H. Supian secara resmi membuka kegiatan Kemah Hijau sekaligus menyerahkan Piagam Penghargaan Adiwiyata Kabupaten Seruyan Tahun 2026 di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang bertujuan membentuk karakter generasi muda yang peduli lingkungan ini dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah atau perwakilannya, pimpinan Satuan Karya (Saka) Pramuka, kepala sekolah tingkat SMP dan SMA, guru pembina, kader Adiwiyata, serta anggota Pramuka Saka Kalpataru.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa berbagai persoalan lingkungan seperti banjir, tanah longsor, pencemaran, kebakaran hutan, hingga berkurangnya keanekaragaman hayati merupakan tantangan serius yang memerlukan tindakan bersama. Oleh karena itu, pembangunan kesadaran lingkungan harus dimulai sejak dini, khususnya di kalangan pelajar.
Pemerintah Kabupaten Seruyan, lanjutnya, terus mendorong pendidikan berwawasan lingkungan melalui Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) atau Program Adiwiyata, serta pembinaan generasi muda lewat Pramuka Saka Kalpataru.
"Kita menginginkan pembangunan berkelanjutan yang manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang. Generasi muda harus menjadi pelopor dan pejuang dalam upaya penyelamatan lingkungan, bukan hanya bagi daerah, tetapi juga bagi bangsa dan dunia," ujarnya
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga turut mengapresiasi prestasi membanggakan Kabupaten Seruyan di bidang lingkungan hidup. Daerah ini berhasil menempati peringkat keempat di Provinsi Kalimantan Tengah dalam pengembangan sekolah Adiwiyata. Hingga akhir 2025, tercatat sebanyak 40 sekolah di Seruyan telah meraih penghargaan Adiwiyata di berbagai tingkatan—mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, nasional, hingga Adiwiyata Mandiri.
Selain itu, Pramuka Saka Kalpataru Kabupaten Seruyan juga menorehkan prestasi sebagai satu-satunya Saka Kalpataru yang aktif di Provinsi Kalimantan Tengah. Kiprah organisasi ini bahkan telah merambah tingkat regional pada perkemahan di Banjarbaru (2023) serta perkemahan tingkat nasional Saka Kalpataru dan Wanabakti di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta (2024).
Mengusung tema "Generasi Lestari, Peduli Bumi, Bebas Sampah, Hemat Energi dan Air, Hutan Hijau", kegiatan Kemah Hijau 2026 diharapkan mampu menjadi wadah edukasi bagi para peserta untuk mengimplementasikan nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Menutup arahannya, Wakil Bupati mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat Gerakan Pramuka Saka Kalpataru serta memperluas penerapan Program Adiwiyata. Langkah ini dinilai penting demi mewujudkan Kabupaten Seruyan yang bersih, hijau, lestari, dan berkelanjutan.(Ms)