Musda X Partai Golkar Kalteng Menentukan Siapkah Calon Kandidat Yang Nakodai Partai Pohon Beringin




PalangkaRaya MKNews-Musda Partai Golkar X Provinsi      Kalimantan Tengah  yang akan dilaksanakan pada 3-5 Maret 2020,Persiapan materi sudah mencapai 95 persen.

Saat ini seluruh materi Musda sudah siap,” kata Ketua Steering Committee (SC) Siti Nafsiah saat jumpa pers didampingi panitia lainnya, di Sekretariat Partai Golkar Kalteng, Senin 2-3-2020.


Berbagai agenda akan dibahas dalam kegiatan musda tersebut, seperti tata tertib, program kerja dan laporan pertanggungjawaban ketua sebelumnya. Terakhir agenda utama yakni pemilihan ketua baru.
Nafsiah menambahkan bahwa Peserta Musda dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) sebanyak 2 orang, DPD provinsi 80 orang, dari kabupaten/kota 98 orang, dewan pertimbangan provinsi 2 orang.

Sedangkan untuk peninjau, tergantung kemampuan daerah masing-masing, karena panitia tidak menanggung akomodasi. Baru Kotawaringin Barat yang sudah konfirmasi kedatangan, sebanyak 4 orang.

Dalam menentukan pilihan ketua Golkar 20 suara yang dihasilkan menentukan siapa pemimpin Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, pemilik suara dari berbagai unsur Partai Golkar, yakni dari DPP satu suara, DPD provinsi satu suara.

Kemudian 14 suara dari DPC kabupaten/kota, dewan pertimbangan provinsi satu suara, organisasi sayap, ormas pendiri dan ormas yang didirikan masing-masing satu suara

Saat ditanya siapa saja calon ketua, Nafsiah mengatakan memang ada tiga nama bakal calon yang mencuat yakni H Ruslan, H Abdul Razak dan Mokhtaruddin. Namun hingga kini belum melakukan pendaftaran. Sebab, pengembalian formulir dua jam setelah rapat paripurna Musda.

Budi Husin sebagai ketua OC membenarkan persiapan sudah mencapai 95 persen. Gladi kotor telah dilaksanakan di sekretariat beberapa hari lalu sedangkan untuk gladi bersih malam hari sebelum penyelenggaraan.

Ia berharap agar sidang pleno pemilihan ketua DPD Partai Golkar Kalteng berjalan dengan lancar, sampai nanti penetapan ketua umum definitif tidak juga menutup kemukinan jika ada kader Partai Golkar daerah yang ingin mencalonkan diri sebagai ketua.(red*)