Astaga !! Satu Orang Warga Kobar Positif Covid-19, 59 Orang Lainya Akan Segera Dilakukan Tracking


Kobar, MKNews - Satu orang warga Kotawaringin Barat (Kobar) berinisial SB, dinyatakan Positif terjangkit Virus Corona (Civid-19). SB sendiri dinyatakan Positif Covid-19 setelah sebelumnya masuk sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) pada beberapa waktu lalu. Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur RSUD Sultan Imanuddin, Pangkalan bun, dr. Fachrudin melalui tim Training Of Trainers (TOT), dr. Maya, Sp.THT-KL saat Press Release yang dilakukan oleh pihaknya, Jum'at (03/04/2020) sore.


"Sebelumnya, SB telah dinyatakan Negatif, namun, setelah dilakukan Terapi tes maupun Suap di Surabaya, ternyata hasilnya Positif Covid-19,"ungkapnya dalam press release tersebut.



Lanjut dr Maya, Pasien SB tersebut sebelumnya  telah melakukan kunjungan ke luar Kota bersama 60 orang rombongan dari Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) untuk mengikuti Jemaah Tabligth, di Kabupaten Goa, Sulawesi selatan (Sulsel) pada beberapa waktu lalu.


"SB beserta 60 orang yang ikut dalam rombongan Jemaah Tblight di Sulawesi Selatan ini berangkat dari Kobar pada 18 Maret 2020 lalu, dan kembali ke Kobar pada 22 Maret 2020. Jadi, mulai datang di Kobar hingga saat ini, Pasien SB ini terhitung 9 hari ada di Kobar, selama waktu itu, Virus yang telah tersebar sudah terlalu besar,"terangnya.


Ditambahkanya, Dalam kondisi seperti sekarang, Pihaknya meminta agar Bupati Kobar segera mengeluarkan Surat Keterangan Siaga Darurat Covid-19, menjadi Kondisi Luar Biasa (KLB) Covid-19, Pihaknya menilai, dari 60 orang yang melakukan jemaah tablight tersebut, Satu orang telah dinyatakan Positif, tidak menutup kemungkinan ke 59 orang yang lainya tidak menutup kemungkinan terindikasi.


"Ke-59 orang yang mengikuti rombongan dengan SB ini telah tersebar di Enam Kecamatan, maka dari itu, kita bersama tim gugus  penanganan Covid-19 Kobar, akan segera melakukan Tracking kepada mereka. Kami minta Bupati dapat secapatnya mengeluarkan Surat yang sebelumnya menetapkan Kobar Siaga Darurat menjadi KLB.  Saya juga harap, dalam situasi seperti ini, masyarakat diharapkan tidak keluar rumah terlebih dahulu, mari kita sama-sama cegah Penularan Covid-19 ini,"tutupnya.(Luk).