BRC Palangka Raya Salurkan Bantuan Kepada Pesantren Mamba'u Darusallam




Palangka Raya, MKNews-  Musibah kebakaran yang melanda Pondok Pesantren Mamba'u Darusallam beberapa hari yang lalu menyebabkan bangunan asrama Putra pesantren tersebut ludes dilalap api. Akibat kebakaran tersebut bukan hanya menghanguskan bangunan Pondok Pesantren, tapi juga menghanguskan baju pakaian dan alat buku tulis para santri.

Untuk membantu meringankan beban korban kebakaran tersebut, Borneo Relawan Community (BRC) terjun langsung ke lokasi bencana menyerahkan bantuan berupa alat buku tulis dan baju bekas layak pakai yang diserahkan oleh Penasehat BRC Palangka Raya, Khair Permata, ditemani Hairuddin Korlap BRC, hari Rabu (24/06/20) Pukul 13.00 WIB.

Kepada inovasiborneo.co.id/ MKNews- Pria yang akrab disapa Khair ini mengatakan, penyerahan donasi dari BRC Palangka Raya ini ditujukan kepada para santri agar bisa semangat kembali dalam belajar.

“Semoga bantuan yang disalurkan hari ini dapat bermanfaat dan setidaknya sedikit dapat membantu dan memberi semangat belajar para santri yang baju pakaian serta alat tulis nya ikut hangus terbakar", ucap Khair.

Sementara itu Hairuddin menambahkan, pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama.

“Ini sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama manusia, untuk membantu sanak saudara kita yang tertimpa bencana,” tambah Hairuddin.

Bantuan ini diterima oleh Guru Arsyad mewakili pondok pesantren Mamba'u Darusallam yang beralamat di Jalan Mendawai I ujung, Palangkaraya. atas nama pesantren beliau mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Team BRC.

Aryad menambahkan banyak bantuan mengalir dari berbagai pihak, kalau untuk bahan makanan sudah cukup, sekarang yang diperlukan material alat bangunan untuk membagun kembali bangunan yang terbakar, target kami satu bulan kedepan bangunan yang terbakar tersebut sudah selesai di bangun kembali.

"Saya atas nama Pondok Pesantren mengucapkan terima kasih atas bantuan ini, doakan dalam satu bulan kedepan bangunan yang terbakar bisa selesai dibangun," ujar Aryad. (Din)