Babinsa Koramil 1013-03/T. Tengah dan Poslap Terpadu Gencar Patroli

Muara Teweh - MKNews-Untuk mencegah terjadinya karhutla di Barito Utara, selain pemadaman terhadap hotspot yang muncul juga harus dilakukan pencegahan dengan sosialisasi dan edukasi.

 Sebagaimana yang dilakukan anggota Koramil 1013-03/T. Tengah bersama tim poslap terpadu desa Trahean,kecamatan Teweh Selatan pada Senin (07/09/20).

Dalam kaitan ini Dandim 1013/Mtw, melalui Danramil 1013-03/T. Tengah, Lettu Inf. Muhammad Guntur mengatakan," Sebagaimana kita tahu bahwa saat ini musim kemarau, namun masih beberapa kali turun hujan secara sporadis. 
Hotspotpun mulai bermunculan, kendati tidak semassif tahun lalu. Namun hal ini jangan membuat kita lengah, kita harus tetap waspada dan konsisten melaksanakan pencegahan dan pemadaman karhutla, secara simultan. Pencegahan dilakukan melalui patroli yang juga diisi dengan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat akan bahaya karhutla.

 Memang, ada sebagian orang yang melihat sebagai masalah klasik, namun apabila tidak diantisipasi dan ditangani dengan benar, maka akan timbul karhutla yang besar dan massif dan sangat merugikan",tandasnya.

Lebih lanjut Dandim menambahkan, apabila kita review tahun 2015 serta tahun kemarin,  karhutla terjadi secara massif dan besar. Kerugian dari aspek  ekonomi, sosial, ekologi dan kesehatan sangat terasa. Bahkan asapnya sampai ke negara tetangga, yang sangat menganggu.

"Berkaca dari hal tersebut, kita harus berkomitmen, jangan sampai terulang kembali. Kuncinya kerja sama dan sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, Polri, BPBD, dunia usaha, masyarakat dan relawan",tuturnya mengakhiri.

Dalam pelamsanaan patroli, sosialisasi dan edukasi,tim terpadu menyusuri perkampungan, hutan dan lembah di kawasan desa Trahean. Saat di perkampungan, tim terpadu menyampaikan sosialisasi bahaya karhutla kepasa warga.