Bupati dan Wakil Bupati Seruyan Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres Seruyan

Kuala Pembuang, MKNews — Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., bersama Wakil Bupati H. Supian, S.Ag., menghadiri Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di halaman Mapolres Seruyan pada Rabu (1/7/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., selaku inspektur upacara. Kegiatan ini turut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, instansi pemerintah, tokoh masyarakat, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Seruyan membacakan amanat tertulis Presiden Republik Indonesia yang mengusung tema "Polri untuk Masyarakat". Melalui amanat tersebut, Presiden menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran Polri atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas nasional.

"Pengabdian Polri harus senantiasa berorientasi pada pelayanan terbaik, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat," tegas Presiden dalam amanat yang dibacakan AKBP Beddy Suwendi.

Presiden juga mengingatkan bahwa Polri saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari pesatnya perkembangan teknologi informasi, kejahatan siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi publik terhadap pelayanan publik. Oleh sebab itu, Korps Bhayangkara dituntut untuk menjadi institusi yang profesional, adaptif, responsif, prediktif, transparan, dan berintegritas.

Di samping itu, kepala negara turut mengapresiasi peran aktif Polri dalam mengawal dan mendukung berbagai program strategis pemerintah. Beberapa di antaranya meliputi yaitu Program makan bergizi gratis dan swasembada pangan, Pemberantasan narkoba, penyelundupan, serta judi online, Penyediaan rumah bagi personel Polri dan masyarakat, serta 
Pengamanan investasi dan proyek strategis nasional.

Sebagai pedoman kerja ke depan, Presiden memberikan lima arahan utama yang wajib diimplementasikan oleh seluruh jajaran Polri, yaitu Memperkuat reformasi kelembagaan dan birokrasi, Meningkatkan profesionalisme pelayanan publik dan penegakan hukum berbasis teknologi,
Memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), Meningkatkan fleksibilitas organisasi dalam menghadapi perubahan, serta Membangun budaya integritas demi mendongkrak kepercayaan masyarakat.

Menutup amanatnya, Presiden menekankan bahwa kekuatan Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga keamanan, melainkan juga dari tingginya legitimasi dan kepercayaan publik. Seluruh insan Bhayangkara diharapkan terus memberikan pelayanan yang humanis dan berkualitas, serta menjadikan tugas sebagai ladang pengabdian demi mewujudkan Indonesia yang aman dan maju.(Ms)
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url