Posyandu Kabupaten Kapuas Gelar Rapat Kerja Triwulan ll Tahun 2026
Kuala Kapuas, MKNews - Tim pembina (TP) posyandu kabupaten Kapuas Menggelar Rapat kerja (Raker), Triwulan ll Tahun 2026 dengan mengusung tema pemantapan Transformasi posyandu Agenda Strategis ini dilaksanakan di Ruang Rapat Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kapuas, Jum'at/3/7/2026,pagi.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh ketua TP Posyandu kabupaten Kapuas Hj.Siti Saniah wiyatno,staf Ahli Bupati Bidang kemasyarakatan dan SDM Budi Kurniawan yang hadir mewakili Bupati Kapuas,serta plt .
kepala dinas pemberdayaan masyarakat dan Desa (DPMD) Kapuas Pery Noah ,turut hadir sejumlah kepala perangkat Daerah OPD penanggung jawab 6 Bidang standar pelayanan minimal (SPM) seperti Dinas kesehatan, Dinas pendidikan, Dinas pekerjaan umum,Dinas perkim,Dinas Sosial, Satpol PP dan Damkar,BPBD,Bappeda ,Dinas perpustakaan dan kearsipan serta seluruh jajaran Tim pembina posyandu kabupaten Kapuas.
Dalam laporan pembukaannya ,plt . kepala DPMD Kapuas Pery Noah selaku sekretariat Tim pembina menyampaikan bahwa Raker ini bertujuan memperkuat sinkronisasi program sejalan dengan transformasi posyandu sebagai wadah pemenuhan 6 bidang pelayanan dasar.
Pelaksanaan Rapat kerja ini merupakan bagian dari upaya penguatan koordinasi, sinkronisasi, serta evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan posyandu di kabupaten Kapuas, sejalan dengan transformasi posyandu melalui penerapan enam bidang standar pelayanan minimal atau SPM,"jelas Pery Noah.
Enam bidang tersebut meliputi sektor kesehatan pendidikan, pekerjaan,umum, perumahan Rakyat, sosial, serta ketentraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Kapuas dalam sambutannya sambutannya tertulis yang dibacakan oleh staf Ahli Bupati Budi Kurniawan menegaskan bahwa posyandu masa kini memiliki peran multisektor yang sangat luas dan dipersiapkan menjadi pusat pelayanan satu pintu (one-stop service).
"Posyandu sekarang sudah bertransformasi mengurus enam standar pelayanan minimal dan diharapkan akan menjadi one-stop service untuk pelayanan dasar di masyarakat, keberhasilan penyelenggaraan posyandu tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat Daerah ,ujar Budi Kurniawan.
Ia menambahkan bahwa komitmen ini sejalan dengan program strategis Bupati Kapuas,yaitu satu miliar satu desa,dimana alokasi dana tersebut dapat di optimalkan oleh Tim pembina untuk mengintervensi program kerja 6 bidang SPM secara berkelanjutan di tingkat desa dan kelurahan.
Ketua TP posyandu kabupaten Kapuas Hj.Siti Saniah wiyatno dalam arahannya memberikan apresiasi tinggi atas perubahan wajah posyandu di Kapuas sejak akhir 2025 yang kini telah bertumbuh menjadi pusat layanan terpadu Guna memastikan gerakan ini berdampak nyata ,ia memberikan tiga instruksi tegas memperkuat sinergi lintas sektor, fokus pada keberlanjutan intervensi lapangan (seperti bedah rumah tidak layak huni dan layanan lansia di desa lokus) serta mempercepat penyusunan instrumen evaluasi dan modul pembinaan baku. (Heri)