Ancaman Hilangnya Bahasa Daerah di Barsel, Bupati Siap Dukung Program Balai Bahasa

Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri yang diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten Barito Selatan Rahmat Nuryadin menghadiri acara Audiensi dan Koordinasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bertempat di Aula VIP Kantor Bupati Barito Selatan, Rabu (01/04/2026).

Acara ini dalam rangka sinkronisasi dan sinergisitas program kelembagaan antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, dilakukan audiensi dan Koordinasi program.

Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri yang diwakili oleh Asisten I Setda Kabupaten Barito Selatan Rahmat Nuryadin dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah atas kunjungan serta inisiatif untuk membangun komunikasi dan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kami dalam memperkuat pembinaan Bahasa Indonesia sekaligus pelestarian bahasa daerah.

Barito Selatan adalah daerah yang kaya akan keberagaman, tidak hanya dari sisi budaya, tetapi juga dari sisi bahasa. Di tengah masyarakat, kita mengenal beberapa bahasa daerah yang hingga saat ini masih hidup dan digunakan, yaitu Bahasa Dayak Dusun, Bahasa Dayak Ma’anyan, Bahasa Dayak Bakumpai, dan Bahasa Dayak Lawangan.

Bahasa-bahasa ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari identitas masyarakat, melekat dalam kehidupan sehari-hari, serta hadir dalam berbagai kegiatan adat dan sosial. Namun demikian, kondisi yang kita hadapi saat ini menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah, khususnya di kalangan generasi muda, mulai mengalami penurunan.

“Anak-anak kita saat ini lebih banyak menggunakan Bahasa Indonesia, bahkan bercampur dengan bahasa dari media digital, sementara bahasa daerah mulai jarang digunakan secara aktif dalam kehidupan sehari-hari. Jika kondisi ini tidak kita respons dengan baik, maka bukan tidak mungkin ke depan kita akan menghadapi berkurangnya penutur aktif bahasa daerah, “ Kata Bupati.

Upaya pelestarian bahasa tidak harus selalu dimulai dari program yang besar, tetapi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dekat dengan kehidupan masyarakat, jika dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak yang besar dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah.

“Selain itu, dalam konteks pemerintahan, kami juga memandang pentingnya peningkatan kualitas penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar, khususnya dalam pelayanan publik, administrasi, dan komunikasi resmi, “ Lanjutnya.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan pada prinsipnya siap mendukung upaya pembinaan dan pelestarian bahasa, dengan pendekatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat, mudah dilaksanakan, serta dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Bahasa adalah bagian dari jati diri, ketika bahasa tetap hidup, maka budaya juga akan tetap terjaga. Oleh karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memastikan bahwa bahasa daerah di Barito Selatan tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Melalui audiensi ini, kami berharap dapat terbangun sinergi yang baik, sehingga upaya pembinaan Bahasa Indonesia dan pelestarian bahasa daerah dapat berjalan secara nyata dan berkelanjutan, “ Tutupnya.

Turut hadir Asisten Setda Barsel beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan Kab Barsel beserta Kepala Bidang dan staf, dan tamu undangan lainnya.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url